Beranda > Skripsi Akuntansi > Pengaruh Corporate Governance Terhadap Kinerja Perusahaan di Indonesia

Pengaruh Corporate Governance Terhadap Kinerja Perusahaan di Indonesia

Desember 20, 2009

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh corporate
governance terhadap kinerja perusahaan di Indonesia.
Corporate governance diukur dengan CGPI (Corporate Governance
Perception Indeks) berdasarkan pada pemeringkatan yang telah disusun oleh
IICG (Indonesian Institute of Corporate Governance) dan Kinerja Perusahaan
diukur dengan nilai Return on Equity dan Tobin’s Q. Metode statistik yang
digunakan adalah analisis regresi berganda. Sampel penelitian adalah
perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan mengikuti survei yang
dilakukan oleh IICG tahun 2001-2005 dan termasuk dalam pemeringkatan
CGPI.
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dapat diambil kesimpulan bahwa
corporate governance mempengaruhi nilai kinerja pasar perusahaan. Hal ini
membuktikan bahwa semakin besar nilai pasar asset maka semakin besar pula
kerelaan investor untuk mengeluarkan pengorbanan yang lebih untuk memiliki
perusahaan tersebut, sehingga perusahaan tersebut memiliki brand image
perusahaan yang sangat kuat karena implementasi GCG berhubungan dengan
peningkatan citra perusahaan. Perusahaan yang mempraktikkan GCG, akan
mengalami perbaikan citra, dan peningkatan nilai perusahaan. Namun,
corporate governance tidak mempengaruhi secara langsung kinerja operasional
perusahaan. Hal ini membuktikan bahwa masih rendahnya kesadaran emiten
dalam menerapkan GCG. Manajemen Perusahaan belum tertarik manfaat jangka
panjang penerapan GCG sehingga Mereka merasa dapat berjalan tanpa GCG.
Kata kunci: Corporate Governance, Return on Equity (ROE), Tobin’s Q

Corporate governance merupakan tata kelola perusahaan yang
menjelaskan hubungan antara berbagai partisipan dalam perusahaan yang
menentukan arah kinerja perusahaan. Isu mengenai corporate governance mulai
mengemuka, khususnya di Indonesia pada tahun 1998 ketika Indonesia
mengalami krisis yang berkepanjangan. Banyak pihak yang mengatakan lamanya
proses perbaikan di Indonesia disebabkan oleh sangat lemahnya corporate
governance yang diterapkan dalam perusahaan di Indonesia. Sejak saat itu, baik
pemerintah maupun investor mulai memberikan perhatian yang cukup signifikan
dalam praktek corporate governance.
Penerapan good corporate governance (GCG) merupakan salah
satu upaya yang cukup signifikan untuk melepaskan diri dari krisis ekonomi yang
melanda Indonesia. Peran dan tuntutan investor dan kreditor asing mengenai
penerapan prinsip GCG merupakan salah satu faktor dalam pengambilan
keputusan berinvestasi pada suatu perusahaan. Penerapan prinsip GCG dalam
dunia usaha di Indonesia merupakan tuntutan zaman agar perusahaan-perusahaan
yang ada jangan sampai terlindas oleh persaingan global yang semakin keras.
Prinsip-prinsip dasar dari good corporate governance (GCG) pada dasarnya
memiliki tujuan untuk memberikan kemajuan terhadap kinerja suatu perusahaan
Corporate governance lebih condong pada serangkaian pola
perilaku perusahaan yang diukur melalui kinerja, pertumbuhan, struktur
pembiayaan, perlakuan terhadap para pemegang saham, dan stakeholders.
Sehingga dapat dijadikan sebagai dasar analisis dalam mengkaji corporate
governance di suatu negara dengan memenuhi transparansi dan akuntabilitas
dalam pengambilan keputusan yang sistematis yang dapat digunakan sebagai
dasar pengukuran yang lebih akurat mengenai kinerja perusahaan dan bagaimana
korelasi antar kebijakan tentang buruh dan kinerja perusahaan.
Meskipun kinerja ekonomi pemerintah yang lalu diwarnai oleh
beberapa pelanggaran prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good corporate
governance), baik di pasar modal, perbankan, maupun di sektor riil akibat krisis
yang melanda Indonesia lalu sebaiknya prinsip-prinsip corporate governance
tetap dapat dijalankan secara amanah, akuntabel, transparan dan fair untuk
mencapai tujuan terciptanya nilai kinerja perusahaan jangka panjang seraya
terlayaninya semua kepentingan pihak yang berkepentingan dengan jalannya
perusahaan (stakeholders).
Jika corporate governance merupakan faktor yang signifikan pada
kondisi krisis, maka corporate governance tidak hanya mampu menjelaskan
perbedaan kinerja antarnegara selama periode krisis, akan tetapi juga perbedaan
kinerja antarperusahaan dalam suatu negara tertentu. Penelitian tentang variasi
penerapan corporate governance di tingkat perusahaan masih sangat sedikit
dilakukan.
Riset The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG),
2002, menemukan bahwa alasan utama perusahaan menerapkan GCG adalah
kepatuhan terhadap peraturan. Perusahaan meyakini bahwa implementasi GCG
merupakan bentuk lain penegakan etika bisnis dan etika kerja yang sudah lama
menjadi komitmen perusahaan, dan implementasi GCG berhubungan dengan
peningkatan citra perusahaan. Perusahaan yang mempraktikkan GCG, akan
mengalami perbaikan citra, dan peningkatan nilai perusahaan. Maka dalam
penelitian ini akan dianalisis, apakah praktik corporate governance dapat
mempengaruhi kinerja perusahaan.
Berdasarkan uraian diatas, maka penulisan skripsi ini diberi judul
“PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA
PERUSAHAAN DI INDONESIA”.

About these ads
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 249 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: