Beranda > Skripsi Manajemen > SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMBELIAN BAHAN BAKU PADA PT. MASSCOM GRAPHY SEMARANG TAHUN 2004

SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMBELIAN BAHAN BAKU PADA PT. MASSCOM GRAPHY SEMARANG TAHUN 2004

Desember 20, 2009

Penelitian disini adalah untuk mengetahui sistem pengendalian intern pembelian bahan baku yang diterapkan di PT. Masscom Graphy Semarang dan untuk mencari tingkat efisiensi dan efektifitas pengendalian pembelian bahan baku pada PT. Masscom Graphy Semarang berdasarkan pelaksanaan sehari hari diperbandingkan dengan Sistem Pengendalian Intern Pembelian
Bahan Baku berdasarkan teori.

Tujuan Penelitian disini adalah untuk :

1. Memberikan informasi, perbandingan dan mendorong timbulnya ide-ide baru dalam mengembangkan teori-teori.
2. Penulis berharap hasil penelitian ini dapat memberikan masukan yang berarti bagi pengembangan ilmu pengetahuan
khususnya penyediaan informasi yang ada kaitannya dengan masalah pengendalian bahan baku.
3. Penulis berharap hasil penelitian ini juga dapat menambah input bagi perusahaan.

Tujuan umum suatu perusahaan yaitu untuk memperoleh laba atau keuntungan. Untuk mencapai tujuan tersebut salah satu usaha adalah dengan menghasilkan produksi atau barang dengan biaya yang efisien. Dalam kaitannya dengan usaha tersebut, maka persahaan perlu mengadakan pengendalian biaya yang berkaitan dengan biaya produksi diantaranya biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik.

Kegiatan ini erat hubungannya dengan kegiatan pembelian bahan baku yang dibutuhkan sesuai dengan mutu dan kemampuan perusahaan. Untuk itu diperlukan suatu sistem pembelian yang tepat, kelancaran operasi perusahaan, penyediaan bahan baku yang bermutu baik, tepat waktu dan memenuhi kualitas yang diinginkan
Sistem pembelian berperan penting bagi perusahaan yang menghasilkan suatu produk atau menjalankan pengolahan bahan mentah menjadi barang jadi, yaitu untuk :

a) Memberikan informasi-informasi yang berguna bagi perusahaan terutama yang berhubungan dengan pembelian.
b) Mengetahui dan menentukan alternatif pembelian, apakah pembelian yang dilakukan merupakan pembelian yang paling
menguntungkan dengan kualitas yang baik sehingga dapat dipilih supplier yang menyediakan barang-barang yang
bermutu tinggi dengan harga yang sesuai dengan kondisi keuangan perusahaan.
c) Mengadakan koordinasi antara bagian yang terlibat dalam tindakan pengadaan kebutuhan bahanbaku dengan maksud agar
dapat memberikan tindakan pencegahan atas penyimpangan yang mungkin terjadi.
d) Mengetahui sampai sejauh mana keefisien dan keefektifitasannya dalam pengadaan bahan baku, sehingga dapat menekan
adanya biaya operasi perusahaan khususnya berhubungan langsung dengan pengadaan / pembelian bahan baku.

Dengan adanya informasi,alternatif pembelian, koordinasi antar bagian yang terlibat serta mengetahui efisiensi dan efektifnya dalam pengadaan bahan baku, maka sistem pengendalian intern akan dapat dilakukan dengan baik bagi manajemen perusahaan untuk mengambil keputusan.

Didalam perusahaan yang relatif kecil, maka segala kegiatan yang dilakukan perusahaan dapat diikuti secara langsung semua kegiatan perusahaan dengan efektif. Oleh karena itu dibutuhkan adanya pendelegasian wewenang kepada bawahan
Pendelegasian wewenang kepada bawahan tersebut menimbulkan masalah apakah wewenang dapat didelegasikan dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Untuk itu diperlukan suatu alat pengawasan manajemen yang dapat memonitor kegiatan yang dilakukan oleh bawahan yang disebut sistem pengendalian intern, akan tetapi suatu sistem cenderung berubah seiring dengan berlalunya waktu apabila tidak ada suatu alat untuk peninjauan secara rutin.

Dengan banyaknya kebutuhan bahan baku utama di PT.Masscom Graphy Semarang diantaranya ; kertas, tinta, plate, dan bahan penolong lainnya, dan bahan-bahan tersebut nudah rusak oleh karena itu di dalam merencanakan pembelian bahan baku harus dilakukan dengan hati hati, dengan alasan tersebut sehingga jelas bahwa masalah pembelian bahan baku merupakan masalah pokok di perusahaan PT.Masscom Graphy Semarang.

Sehingga timbul adanya permasalahan yang dihadapi, yaitu bagaimana menentukan cara pengendalian dan pengawasan pembelian bahan baku agar :

a) Bahan baku yang dibeli, sistem otorisasi dan prosedur pencatatannya dilakukan dengan baik.
b) Pengadaan kebutuhan persediaan bahan baku dapat dilakukan dengan efisien dan efektif.
c) Apabila terjadi praktek-praktek yang tidak sehat dengan mudah dapat dipertanggungjawabkan
Atas dasar alasan-alasan tersebut diatas, maka penulis ingin mengkaji : “Sistem Pengendalian intern Pembelian Bahan
Baku pada PT. Masscom Graphy Semarang Tahun 2004”.

About these ads
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 246 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: