Beranda > Skripsi Industri > PERANCANGAN SISTEM PEMBERIAN INSENTIF

PERANCANGAN SISTEM PEMBERIAN INSENTIF

Januari 10, 2010

Standar sangat diperlukan oleh hampir setiap jenis organisasi, tidak tertutup untuk perusahaan manufaktur. Karena segala kegiatan yang berdasarkan pada standar tertentu akan lebih aman pelaksanaannya dan mudah pengawasannya. Dengan mengikuti pengerjaan standar, tujuan berproduksi yaitu menghasilkan jumlah yang dikehendaki, pada waktu yang tepat dan kualitas yang diharapkan lebih mudah tercapai. Para manajer perlu mengetahui berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan, berapa banyak tenaga kerja yang akan diperlukan dan berapa biaya yang dibutuhkan untuk melakukan suatu pekerjaan. Hanya dengan informasi inilah para manajer dapat membuat keputusan mengenai penjadwalan, sarana, kebutuhan tenaga kerja, biaya dan harga jual yang tepat atau yang disebut dengan standar-standar produksi.
tujuan dari penulisan ini agar para manajer dapat mengunakan data yang ada untuk membuat keputusan pemberian intensif secara bijak.

Standar sangat diperlukan oleh hampir setiap jenis organisasi, tidak tertutup untuk perusahaan manufaktur. Karena segala kegiatan yang berdasarkan pada standar tertentu akan lebih aman pelaksanaannya dan mudah pengawasannya. Dengan mengikuti pengerjaan standar, tujuan berproduksi yaitu menghasilkan jumlah yang dikehendaki, pada waktu yang tepat dan kualitas yang diharapkan lebih mudah tercapai. Para manajer perlu mengetahui berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan, berapa banyak tenaga kerja yang akan diperlukan dan berapa biaya yang dibutuhkan untuk melakukan suatu pekerjaan. Hanya dengan informasi inilah para manajer dapat membuat keputusan mengenai penjadwalan, sarana, kebutuhan tenaga kerja, biaya dan harga jual yang tepat atau yang disebut dengan standar-standar produksi.
Bilamana waktu atau output standar telah berhasil ditetapkan, maka manajemen akan memiliki kemudahan dalam membuat evaluasi tentang performans kerja operator. Waktu ataupun output standar akan merupakan tolok ukur dan target yang harus dicapai oleh seorang pekerja. Bagi mereka yang berhasil melampaui standar yang telah ditetapkan tersebut tentu saja harus dihargai dengan memberikan imbalan (insentif atau bonus) yang layak dan sesuai dengan prestasi yang ditunjukkan. Tujuan utama dari pemberian insentif adalah tidak lain untuk meningkatkan dan menjaga motivasi pekerja dalam kaitannya dengan upaya meningkatkan produktivitas kerjanya. Selain itu efisiensi dalam hal pendayagunaan semua sumber-sumber produksi dapat juga dipakai sebagai dasar pemberian insentif. Perlu juga dicatat di sini bahwa penambahan efisiensi kerja operator akan mampu memberikan dampak langsung pada penambahan output produksi dan konsekwensinya akan menurunkan overhead cost unit produk yang dihasilkan tersebut.
PERUSAHAAN X merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang furnitur. Selama ini PERUSAHAAN X belum memiliki standar waktu untuk setiap jenis produk yang ada di perusahaan, sehingga karyawan dibayar menurut upah dasar yang tergantung pada output atau jumlah produk yang dihasilkan / borongan. Selain itu PERUSAHAAN X belum melakukan upaya langsung untuk memotivasi pekerja agar bekerja lebih keras. Dengan demikian penelitian ini mencoba merancang insentif kerja yang akan diberikan kepada karyawan agar dapat memotivasi karyawan untuk bekerja lebih baik.

About these ads
Kategori:Skripsi Industri
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 252 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: