Beranda > Skripsi Industri > Sistem Perawatan Studi kasus dilakukan pada PT . DUNIA SANDANG ABADI TEXTILE – KARANGAYAR

Sistem Perawatan Studi kasus dilakukan pada PT . DUNIA SANDANG ABADI TEXTILE – KARANGAYAR

Januari 10, 2010

PT .DSA TEX adalah industri textile yang memproses benang menjadi kain grey ( setengah jadi melalui proses pertenunnan. Dalam prosesproduksinya untuk dapat menggunakan peralatan produksi dengan baik maka dibutuhkan adanya kegiatan supanya peralatan dan mesin yang digunakan dapat dipakai sesuai dengan fungsinya dengan baik . Kegiatan perawatan tersebut meliputi kegiatan : pemeriksaan, pelumasan, perbaikan dan penggantian suku cadang . Kerusakan mesin yang tidak beraturan akan sangat berpengaruh pada proses produksi ,masalah tersebut dapat dikurangi dengan menentukan saat – saat perawatan pencegahan yang optimal .
Untuk dapat menentukan perawatan pencegahan yang tepat perlu adanya analisa terhadap kerusakan mesin dan kebijakan perawatan yang diambil oleh perusahaan . adapun parameter – parameter untuk menganalisa tindakan perawatan yang dilakukan berdasar adalah :
1. Parameter keandalan mesin ( Reliability )
2. Parameter perawatan ( Maintainability)
3. Parameter ketersediaan atau kesiapan sistem ( availability)
Dari analisa – analisa tersebut maka dapat ditentukan kebijakan perawatan yang optimal .
Dalam tugas akhir ini membahas tentang analisa terhadap kebijakan perawatan yang diambil oleh PT DSA TEX ,kemudian dari hasil analisa Dapat diambil kesimpulan tentang tindakan perawatan yang optimal .

Ditengah ketidakstabilan perekonomian dan semakin tajamnya persaingan didunia industri , maka merupakan suatu keharusan bagi suatu perusahaan untuklebih meningkatkan efisiensi kegiatan operasinya . Salah satu hal yang mendukung kelancaran kegiatan operasi pada suatu perusahaan adalah kesiapan mesin – mesin produksi dalam melaksanakan tugasnya . untuk mencapai hal itu diperlukan adanya suatu sistem perawatan yang baik .
Kegiatan perawatan mempunyai peranan yang sangat penting , karena selain sebagai pendukung beroperasinya sistem agar lancar sesuai yang dikehendaki , kegiatan perawatan juga dapat meminimalkan biaya atau kerugian – kerugian yang ditimbulkan karena adanya kerusakan mesin . Perawatan dapat dibagi menjadi beberapa macam , tergantung dari dasar yang dipakai untuk menggolongkannya , tetapi pada dasarnya terdapat dua kegiatan pokok dalam perawatan yaitu perawatan preventif yang dimaksud untuk menjaga keadaan peralatan sebelum peralatan itu rusak dan perawatan korektif yang dimaksud untuk memperbaiki peralatan yang rusak .
Suatu mesin terdiri dari berbagai komponen yang mungkin saja sangat vital , sehingga apabila komponen tersebut mengalami kerusakan maka akan mendatangkan kerugian yang sangat besar bagi perusahaan , untuk itu tidak bisa dipungkiri perlunya suatu perencanaan kegiatan perawatan bagi masing – masing mesin produksi untuk memaksimalkan sumberdaya yang ada , tetapi keuntungaan yang akan diperoleh perusahaan dengan lancarnya kegiaatan produksi akan lebih besar .
Dengan melihat kenyataan pentingnya kegiatan perawatan , penelitian ini mencoba untuk mengemukakan analisis penentuan waktu kegiatan perawatan preventif yang tepat bagi masing – masing mesin produksi sesuai keandalannya sehingga dapat meminimalkan biaya perawatan yang harus dikeluarkan oleh perusahaan . Studi kasus dilakukan pada PT . DUNIA SANDANG ABADI TEXTILE – KARANGAYAR

About these ads
Kategori:Skripsi Industri
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 253 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: