Arsip

Archive for the ‘Skripsi Fisika’ Category

Prestasi Belajar Fisika Pokok Bahasan Getaran dan Gelombang melalui Pendekatan Problem Posing Berbasis Aktivitas di SMUN I BJM

Pembelajaran IPA (sains) saat ini masih menggunakan sistem pembelajaran yang bersifat konvensional yaitu pembelajaran terpusat pada guru (teacher centered). Sistem pembelajaran tersebut juga diterapkan di SMUN I BJM, hal itu akan dapat menyebabkan siswa menjadi pasif.
Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mengetahui prestasi belajar fisika manakah yang lebih tinggi antara siswa yang diajar melalui pendekatan problem posing berbasis aktivitas dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan pendekatan konvensional, (2) mengetahui kemampuan siswa dalam merumuskan soal pada kelas yang diajar dengan pendekatan problem posing berbasis aktivitas.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 1 SMUN I BJM tahun ajaran 2002/2003. Diantara 10 kelas yang ada dilakukan pengambilan sampel secara acak. Penelitian ini bersifat eksperimental semu, yang melibatkan variabel perlakuan berupa model pembelajaran dengan menggunakan pendekatan problem posing berbasis aktivitas yang dikenakan pada kelas eksperimen dan pada kelas kontrol menggunakan pendekatan konvensional untuk pokok bahasan getaran dan gelombang. Rancangan ini melibatkan dua kelas sampel, maka desain penelitian yang digunakan adalah Pre-test dan Post-test Control Group Desain. Kerangka rancangan dimulai dari uji coba instrumen dan pengambilan data, analisis uji instrumen dan analisis data serta uji hipotesis menggunakan uji-t satu pihak.
Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) prestasi belajar fisika bagi siswa yang diajar melalui pendekatan problem posing berbasis aktivitas lebih tinggi dibandingkan dengan prestasi belajar fisika bagi siswa yang diajar melalui pendekatan konvensional, yang terlihat dari nilai rata-rata prestasi untuk kelas eksperimen adalah 84,47 sedangkan nilai rata-rata prestasi untuk kelas kontrol adalah 68,50 dan juga dilihat dari thitung > ttabel yaitu diperoleh thitung = 7,426 sedangkan ttabel (72; .05) = 2,647 (2) kemampuan merumuskan soal bagi kelas yang diajar melalui pendekatan problem posing berbasis aktivitas tergolong sangat baik yaitu mencapai 84,7 %.

Baca selengkapnya…

Kategori:Skripsi Fisika

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR FISIKA PADA KONS

Upaya untuk meningkatkan prestasi belajar fisika siswa di SMP Negeri 1 Darussalam melalui metode pembelajaran Think-Pair-Share. Tujuan penelitian ini adalah: (1)Bagaimana kemampuan guru dalam menerapkan model pembelajaran Think-Pair-Share.(2) Untuk mengetahui kemampuan siswa dalam mencapai indikator dengan model pembelajaran Think-Pair-share dan respon siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas II1 SMP Negeri 1 Darussalam sebanyak 22 siswa. Sedangkan objek penelitian adalah model pembelajaran Think-Pair-Share. Data yang diperoleh dengan menggunakan instrument yang terdiri dari: (1) Lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa dan lembaran pengelolaan model pembelajaran Think-Pair-Share (2) Respons siswa terhadap model pembelajaran Think-Pair-Share (3) Tes hasil belajar dan LKS. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa:(1) Aktivitas guru yang paling dominan pada pembelajaran Think-Pair-Share selama siklus 1, 2, dan 3 adalah menjelaskan materi, mengawasi dan mengamati diskusi siswa. Sedangkan aktivitas siswa yang paling dominan pada pembelajaran Think-Pair-Share selama siklus 1, 2 dan 3 adalah mendengarkan penjelasan guru, berdiskusi secara berpasangan dan menyampaikan hasil diskusi. Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran diskusi Think-Pair-Share selama siklus 1, 2, dan 3 adalah mengalami peningkatan yaitu dari kategori sedang, baik menjadi baik sekali. (2) Respons siswa selama 3 siklus 92% siswa senang terhadap komponen pembelajaran, 92% siswa berpendapat bahwa komponen materi pelajaran adalah baru. 86% siswa berminat untuk mengikuti model pembelajaran Think Pair Share.(3) Tes hasil belajar secara persentase peningkatan diperoleh pada siklus 1 adalah 78%, siklus 2 adalah 85% dan siklus 3 adalah 86%.

Baca selengkapnya…

Kategori:Skripsi Fisika

PENENTUAN DISTRIBUSI DAYA REAKTOR PLTN

Salah satu pendayagunaan teknologi nuklir yang berkembang dalam bidang energi yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Tenaga yang dibangkitkan berasal dari reaksi fisi. Beberapa atom yang dapat bereaksi fisi adalah U235 dan U233. Bahan U235 terdapat di alam, sedangkan U233 tidak terdapat di alam, tetapi diperoleh dari hasil tangkapan neutron pada Th232. Keberhasilan membuat bahan fisil baru U233 dari Th232 membawa manusia kepada pemikiran untuk menciptakan suatu reaktor dengan bahan bakar dimodifikasi dengan menambahkan Th232 untuk memperoleh U233. Adapun modifikasi perangkat bahan bakar tersebut dapat mempengaruhi perilaku dari reaktor, salah satunya pada distribusi daya.

Baca selengkapnya…

Kategori:Skripsi Fisika

UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI PADA MATERI POKOK GERAK LURUS SMA NEGERI 14 MEDAN

Model yang diterapkan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran inkuiri dengan subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X1 yang terdiri dari 38 siswa. Penelitian ini dilakukan dengan alur Penelitian Tindakan Kelas. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa, lembar observasi aktivitas siswa, catatan lapangan, dan catatan harian peneliti. Data hasil belajar siswa dianalisis dengan perhitungan PPN (Perolehan Persentase Nilai).

Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran dengan model pembelajaran inkuir dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Setelah dilakukan pembelajaran dengan model pembelajaran inkuiri pada siklus I diperoleh nilai rata-rata aktivitas belajar siswa 68,35 (kategori cukup), dan tingkat pencapaian hasil belajar fisika siswa dengan nilai rata-rata 61,52 dengan tingkat ketuntasan belajar 60,52% dari pengetahuan awal 31,77. Pada siklus II diperoleh nilai rata-rata aktivitas belajar siswa 80,92 (kategori tinggi), dan tingkat pencapaian hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata 69,54 dengan tingkat ketuntasan belajar 76,31% dari pengetahuan awal 24,057.

Berdasarkan peningkatan aktivitas belajar dan hasil siswa diatas dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri pada materi pokok gerak lurus dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa, dan juga dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan perhatian dan minat siswa.

Baca selengkapnya…

Kategori:Skripsi Fisika

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 MARAWOLA MELALUI PENDEKATAN KONFLIK KOGNITIF DENGAN MENGGU

Pada SMP Negeri 2 Marawola diterapkan pembelajaran yang umumnya di dominasi oleh guru. Sehingga siswa belum memahami konsep dan tidak dapat menyerap materi yang diajarkan oleh guru sebelumnya serta kurangnya motivasi belajar siswa terhadap mata pelajaran fisika dan menganggap bahwa fisika merupakan pelajaran yang sangat sulit. Hal demikian menjadi kendala bagi proses belajar mengajar selanjutnya. Dengan adanya konflik kognitif siswa dihadapkan dengan permasalahan yang membuat siswa mengalami keadaan mental dimana percaya pada konsep awal secara penuh yang kemudian digoyah konsep yang baru. Dari suasana konflik tersebut guru berusaha memasukan konsep-konsep fisika yang sesungguhnya. Sedangkan untuk menunjang teknik konflik kognitif ini siswa diajar membuat suatu peta konsep yang berguna sebagai petunjuk dalam mempelajari materi yang diajarkan. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil dari pelaksanaan tindakan menunjukkan bahwa pendekatan konflik kognitif menggunakan peta konsep baik digunakan dalam pembelajaran fisika. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi aktivitas siswa dan guru dalam kegiatan pembelajaran siklus I dan II yang berada dalam kategori sangat baik. Berdasarkan indikator kinerja keberhasilan penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa dengan pendekatan konflik kognitif menggunakan peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar fisika pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 2 Marawola.

Baca selengkapnya…

Kategori:Skripsi Fisika

CITRA GELOMBANG MIKRO : PARAMETER PENYETABIL DALAM METODE NEWTON KANTOROVICH PADA APLIKASI PERMASALAHAN INVERSI MEDAN TERHAMBUR

Pada penelitian ini telah dipelajari pengaruh penyetabil pada perilaku solusi permasalahan inversi medan terhambur dengan metode Newton Kantorovoich (NK). Medan terhambur terjadi karena gelombang mikro yang ditransmisi ke obyek mengalami difraksi. Persamaan integral medan terhambur ini berbentuk non linier dan berkondisi ill-possed. Dengan menggunakan metode Newton Kantrovoich akan diselesaikan persamaan integral non linier yang tidak dapat diinversi secara langsung. Untuk menyetabilkan kondisi pada metode NK, persamaan integral medan diberi penyetabil. Pada penelitian ini akan diinvestigasi penggunaan metode penentu nilai penyetabil. Metode yang diamati adalah metode empirik. Metode ini diaplikasikan pada data dengan kontras homogen dan bikontras, dan juga data dengan noise, dimana data-data tersebut diambil dari perhitungan komputer. Kemudian untuk menilai kualitas dari metode yang dipilih dapat diketahui dengan melihat kualitas citra yang dihasilkan. Dari penelitian didapatkan bahwa penyetabil dengan metode empirik lebih cepat mencapai kestabilan, begitu juga dengan kualitas citra yang dihasilkan, metode empirik lebih bagus dalam menghasilkan kualitas citra dibandingkan dengan penyetabil dengan bilangan konstan. Untuk pengaruh noise pada hasil rekonstruksi citra, didapatkan bahwa besar kecilnya data noise tidak berpengaruh terhadap kualitas citra.

Baca selengkapnya…

Kategori:Skripsi Fisika

PENGEMBANGAN SENSOR pH MENGGUNAKAN PRUSSIAN BLUE – POLIPIROL

Telah dikembangkan teknologi pengukuran pH `dengan menggunakan Polipirol – Prussian Blue sebagai sensor pH. Polipirol merupakan suatu polimer konduktif yang bersifat mengantarkan arus listrik dan memiliki sifat optik. Prussian Blue merupakan senyawa komplek antara besi dengan sianida. Teknik yang digunakan untuk sensor pH ini adalah teknik polimerisasi dengan metode galvanostatik menggunakan elektroda stainless steel. Hasil Penelitian Menunjukkan Film tipis yang berwarna coklat kehitaman atau hitam memberikan panjang gelombang maksimum 250 nm pada daerah basa sehingga film Polipirol (ppy)-Prussian Blue (PB) yang terbentuk bekerja pada daerah basa dengan range pH 7-pH 8 dengan persamaan garis Y=0,329X-2,33 dan reproduksibilitas 0.010.

Baca selengkapnya…

Kategori:Skripsi Fisika
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 254 pengikut lainnya.