Beranda > Skripsi Komputer/Informatika > SISTEM INFORMASI APOTEK

SISTEM INFORMASI APOTEK

Januari 3, 2010

Pada dunia perdagangan, keakuratan informasi sangatlah dibutuhkan, terutama informasi mengenai harga jual, harga pokok penjualan dan sisa persediaan dalam sistem administrasi penjualan karena keakuratan informasi-informasi tersebut mempengaruhi hubungan perusahaan terhadap konsumen serta sistem administrsi penjualan pada perusahaan itu sendiri. Keakuratan informasi untuk konsumen bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan informasi tertentu misalnya, harga produk sedangkan untuk perusahaan sendiri bertujuan mengetahui apakah sistem administrasi penjualan berjalan dengan baik. Ketidak akuratan informasi yang dihasilkan dari sistem administrasi penjualan dapat menimbulkan konsumen kecewa serta menyebabkan perusahaan tidak dapat mengambil suatu keputusan dengan tepat dan cepat misalnya keputusan menerima pesanan konsumen.

Pada dunia perdagangan, keakuratan informasi sangatlah dibutuhkan, terutama informasi mengenai harga jual, harga pokok penjualan dan sisa persediaan dalam sistem administrasi penjualan karena keakuratan informasi-informasi tersebut mempengaruhi hubungan perusahaan terhadap konsumen serta sistem administrsi penjualan pada perusahaan itu sendiri. Keakuratan informasi untuk konsumen bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan informasi tertentu misalnya, harga produk sedangkan untuk perusahaan sendiri bertujuan mengetahui apakah sistem administrasi penjualan berjalan dengan baik. Ketidak akuratan informasi yang dihasilkan dari sistem administrasi penjualan dapat menimbulkan konsumen kecewa serta menyebabkan perusahaan tidak dapat mengambil suatu keputusan dengan tepat dan cepat misalnya keputusan menerima pesanan konsumen.
Harga jual merupakan informasi yang penting bagi bagian penjualan sebab konsumen selalu menanyakannya sebelum melakukan pemesanan. Apabila informasi tersebut tidak akurat maka bagian penjualan akan salah memberikan harga. Jika hal ini terjadi maka konsumen akan merasa kecewa dan pandangan terhadap perusahaan akan menjadi buruk bahkan perusahaan akan mengalami kerugian. Ketidak akuratan informasi mengenai persediaan dapat disebabkan sistem pencatatan persediaan yang dilakukan perusahaan secara periodik, dimana sisa persediaan akhir dapat diketahui pada akhir periode yaitu setelah melakukan stock opname. Hal ini karena tidak dilakukannya pemotongan terhadap persediaan sewaktu terjadi penjualan.
Informasi mengenai harga pokok penjualan yang benar sangat diperlukan untuk menentukan gross profit suatu perusahaan. Ada beberapa perusahaan yang mengalami kesulitan dalam menentukan harga pokok penjualan yang benar. Perusahaan-perusahaan umumnya telah menganut salah satu metode penilaian persediaan tertentu yaitu metode penilaian persediaan First In First Out. Metode penilaian tersebut diterapkan dalam arus fisik persediaan karena perusahaan menganggap jika persediaan yang pertama kali masuk tidak pertama kali keluar maka barang tersebut akan kadarluarsa, rusak, ketinggalan jaman dan lain sebagainya. Hal ini menyimpang dari yang seharusnya yaitu, metode penilaian ini diterapkan dalam arus cost persediaan tanpa melihat bagaimana arus persediaan fisiknya.
Dengan sistem yang telah terkomputerisasi, perusahaan dapat mengumpulkan data – data penjualan dengan cepat, serta didukung dengan kemampuan menyimpan data yang besar juga. .Pada sebuah apotek dapat digali berbagai macam informasi dari data transaksi penjualan. Informasi ini nantinya dapat digunakan pihak apotik dalam mengatur sitem penjualan, sehingga dapat mempermudah pelayan apotik dalam memperhitungkan laba yang diperoleh. Selain itu pihak apotik wajib memperhitungkan sisa persediaan obat tertentu yang berada dalam apotik tersebut. Keputusan – keputusan ini pada akhirnya dapat membantu apotik untuk lebih mengpotimalkan kinerjanya.

%d blogger menyukai ini: