Beranda > Skripsi Komputer/Informatika > Sistem Informasi Manajemen Pengelolaan TKI dan Bantuan Penanganan Darurat Berbasis SMS

Sistem Informasi Manajemen Pengelolaan TKI dan Bantuan Penanganan Darurat Berbasis SMS

Januari 3, 2010

Mutu pelayanan BP2TKI harus senantiasa ditingkatkan untuk mencapai program ketenagakerjaan di bidang TKI karena TKI adalah pahlawan devisa negara. Di sisi lain, penanganan/pengelolaan TKI belum seperti yang diharapkan. Sebagai contoh apabila TKI mengalami masalah seperti gaji tidak dibayarkan, penganiayaan, pelecehan seksual, dan sebagainya karena belum ada sistem yang bisa menangani pengaduan dalam kondisi darurat sehingga perlindungan terhadap TKI cenderung lambat dan terabaikan.
Dengan memanfaatkan teknologi internet dan mobile phone, data TKI akan diolah secara otomatis berdasarkan id TKI dan akan dikirimkan ke kedutaan RI terkait di negara TKI bekerja dengan didukung fasilitas SMS Gateway.
Hasil uji coba perangkat lunak pada penerimaan SMS SOS dengan rata-rata 19-24 detik menunjukkan bahwa prototipe sistem dapat memberikan bantuan penanganan darurat secara cepat dan tepat dengan SMS SOS sehingga bantuan terhadap TKI yang mempunyai masalah segera bisa diketahui dan diberikan bantuan.
Dari uji coba sistem sudah berfungsi dengan baik sebagaimana yang diharapkan sehingga sistem dapat digunakan sebagai acuan dalam pengembangan sistem pengelolaan TKI dan bantuan penanganan darurat berbasis SMS pada BP2TKI Propinsi Jawa Timur dalam memberikan perlindungan terhadap TKI.

Tenaga Kerja Indonesia atau disebut dengan TKI adalah sebutan bagi warga Indonesia yang bekerja di luar negeri dalam hubungan kerja untuk jangka waktu tertentu dengan menerima upah. TKI sering disebut sebagai pahlawan devisa karena dalam setahun bisa menghasilkan devisa 60 trilyun rupiah (Hidayat, 2009), tetapi di sisi lain banyak kasus TKI mulai dari niat untuk bekerja ke luar negeri sampai dengan tiba kembali ke Tanah Air.
Dalam melaksanakan program-program ketenagakerjaan di bidang TKI berikut perkembangannya perlu dipublikasikan dan diinformasikan kepada masyarakat umum agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, karena banyak kasus-kasus yang terjadi pada calon TKI yang mengurus keberangkatannya melalui Calo atau kantor-kantor PPTKIS yang ilegal dan tidak terdaftar di Disnaker Propinsi. Sebagai Upaya meningkatkan layanan terkait penyediaan informasi di bidang TKI, diperlukan sistem yang dapat memberikan informasi melalui internet, yang pengembangannya dimaksudkan agar masyarakat umum dapat mengakses langsung hal-hal yang berkenaan dengan dunia ketenagakerjaan di bidang TKI.
Balai Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (disingkat BP2TKI) adalah sebuah Lembaga Pemerintah Non Depatemen di Indonesia yang mempunyai fungsi pelaksanaan kebijakan di bidang penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri secara terkoordinasi dan terintegrasi. BP2TKI membutuhkan penyebaran Informasi yang cepat dan akurat untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada calon TKI yang berada jauh dari kantor BP2TKI di Ibukota Propinsi. Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) yang telah ditunjuk pemerintah untuk menyelenggarakan perekrutan, sampai dengan pengiriman tenaga kerja Indonesia ke luar negeri di setiap propinsi. Dari pembekalan yang diterima TKI dari PPTKIS masih miskinnya pengetahuan mengenai hal kultur, kondisi geografis, dan aturan hukum yang berlaku di negara yang dituju sehingga banyak kasus seperti ketidaktahuan akan kultur akan membuat sering terjadi kesalahpengertian antara pengguna dan pekerja, kondisi geografis mempengaruhi tingkat kebetahan bekerja, minimnya pengetahuan tentang aturan hukum yang berlaku dan ke mana mengadu, membuat banyak pekerja yang menjadi korban kekerasan hanya bisa pasrah. Dan selama ini kedutaan Indonesia atau KBRI di setiap Negara kesusahan dalam memantau para TKI, sehingga perlindungan terhadap TKI kurang optimal seperti gaji tidak dibayarkan, penganiayaan, pelecehan seksual, dan seterusnya, karena tidak terpantaunya TKI, jaminan keselamatan TKI di Negara tujuan tidak terjamin karena tidak adanya kesepakatan bersama dengan Negara penerima TKI. Banyak juga masalah-masalah yang didapatkan oleh TKI setelah pulang dari Negara tujuan atau purna tugas karena TKI yang baru kembali dari luar negeri dengan membawa banyak uang hasil keringat mereka selama bekerja, TKI pun menjadi obyek pemerasan ketika sampai bandara. Maka diperlukan sebuah sistem yang dapat memberikan informasi secara cepat, jelas dan detail yaitu Sistem Informasi Manajemen Pengelolaan TKI dan Bantuan Penanganan Darurat berbasis SMS seperti informasi PPTKIS yang legal agar calon TKI tidak tertipu oleh calo atau PPTKIS ilegal, info setiap Negara yang akan dituju serta pemantauan selama bekerja di Negara tujuan dengan didukung fasilitas SMS(Short Message Service) yang mampu mengklasifikasikan secara otomatis baik bersifat update data atau SOS sehingga data bisa diolah dengan cepat, dan uraian data TKI yang mengalami kondisi darurat bisa langsung terkirim ke KBRI, serta pengisian angket TKI purna tugas ketika tiba di bandara Tanah Air agar TKI terpantau keselamatannya sebagai laporan untuk BP2TKI.
Dengan sistem tersebut pihak BP2TKI diharapkan dapat memberikan pelayanan, mengkoordinasikan, dan melakukan pengawasan mengenai: dokumen, pembekalan akhir pemberangkatan (PAP), penyelesaian masalah, pemberangkatan sampai pemulangan, peningkatan kualitas calon TKI, informasi, dan peningkatan kesejahteraan TKI dan keluarganya.
Dengan adanya sistem ini diharapkan mampu memenuhi tuntutan maupun kebutuhan masyarakat, stakeholder/pemangku kepentingan maupun pemerhati masalah TKI. Hal ini dimaksudkan untuk lebih memaksimalkan jasa pelayanan informasi di bidang TKI sebagai respon untuk menjawab tuntutan dan kebutuhan masyarakat akan ketersediaan data dan informasi yang aktual, akurat, handal, mudah dicerna, dan mudah diakses.

%d blogger menyukai ini: