Beranda > Skripsi Komputer/Informatika > ALAT PENGERINGAN BIJI KOPI DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MIKROKONTROLER AT89S51 DAN DIDUKUNG SENSOR SUHU LM 35DZ

ALAT PENGERINGAN BIJI KOPI DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MIKROKONTROLER AT89S51 DAN DIDUKUNG SENSOR SUHU LM 35DZ

Januari 4, 2010

Penelitian ini dilakukan untuk merancang sistem pengeringan biji kopi menggunakan aplikasi Mikrokontroler AT89S51 yang bisa diterapkan pada dunia industri, khususnya pada industri biji kopi yang mana sebelumnya memakai cara tradisional seperti menggunakan cahaya matahari. Sistem dirancang berdasarkan kemampuan Mikrokontroler AT89S51 dalam pengontrolan alat input maupun output yang diinstruksikan kepada motor-motor DC maupun motor AC.
Instruksi program yang digunakan pada mikrokontroler AT89S51 berupa bahasa mesin atau pada umumnya disebut dengan bahasa Assembly. Dari eksperimen yang dilakukan diketahui bahwa masing-masing perancangan sistem tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan. Namun demikian, sistem pengeringan biji kopi ini bisa lebih menghemat waktu maupun tenaga manusia daripada dilakukan secara tradisional, dan hasil yang diinginkan dapat tercapai.

Perkembangan teknologi yg semakin cepat mengakibatkan manusia selalu berusaha melangkah lebih maju lagi agar dapat mengikuti perkembangan yg tidak berhenti ini, begitu pula pada bidang perkebunan salah satunya dibidang perkebunan kopi. Pada prinsipnya manusia melakukan pengeringan biji kopi menggunakan panasnya sinar matahari dan itu semua membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan kekeringan biji kopi diinginkan. Selain membutuhkan tenaga manusia yang ekstra, proses ini juga memerlukan tempat yang cukup luas untuk meletak semua biji kopi yang akan dikeringkan terutama bagi pengusaha besar.
Pada saat ini telah banyak tercipta produk-produk yang dapat membantu mengatasi permasalahan diatas. Tetapi itu semua memerlukan biaya cukup besar untuk memperolehnya, sedangkan pengusaha biji kopi di Indonesia sebagian besar berasal dari masyarakat pribumi yang hanya memiliki pendapatan yang tidak terlalu besar. Sehingga produk-produk tersebut tidak dapat diperoleh sebagian besar pengusaha biji kopi di Indonesia.
Mikrokontroler AT89S51 merupakan salah satu jenis mikrokontroler yang sering digunakan untuk berhubungan dengan eksternal device, seperti lengan robot pada dunia kedokteran, robot industri dan lain-lain. Mikrokontroler AT89S51 ini memiliki port sebanyak 4 port yang mana bisa dipakai untuk port input maupun output port. Mikrokontroler AT89S51 ini sangat cocok digunakan selain murah dan banyak di pasaran, Mikrokontroler AT89S51 juga memiliki kapasitas memori yang lebih besar dibandingkan jenis mikrokontroler yang sama sebelumnya.
Bahasa pemrograman Assembly adalah sebuah bahasa pemrograman pada Mikrokontroler AT89S51. Disini penulis menggunakan bahasa pemrograman Assembly ATMEL AT89S51 secara kompiler program yang telah dibuat.
Untuk itu dengan memanfaatkan komponen-komponen yang ada dan permasalahan diatas maka penulis mencoba merancang sebuah peralatan yang mampu mengatasi masalah diatas agar dapat memudahkan proses pengeringan biji kopi tersebut. Alat ini dapat ditempatkan pada segala ruangan karena bentuk alatnya tidak terlalu besar tetapi kapasitas biji kopi yang dimasukkan banyak dan bisa lansung dipakai pada dunia industri. Sehubungan dengan rancangan tersebut maka penulis mencoba membahas dan menuangkan dalam bentuk skripsi dengan judul : ”ALAT PENGERINGAN BIJI KOPI DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MIKROKONTROLER AT89S51 DAN DIDUKUNG SENSOR SUHU LM 35 DZ”.

%d blogger menyukai ini: