Beranda > Skripsi Komputer/Informatika > ANALISIS JARINGAN KOMPUTER DISKLESS (NET-BOOT) MENGGUNAKAN WINDOWS SERVER 2003 DI PT KERTAS LECES (PERSERO)

ANALISIS JARINGAN KOMPUTER DISKLESS (NET-BOOT) MENGGUNAKAN WINDOWS SERVER 2003 DI PT KERTAS LECES (PERSERO)

Januari 4, 2010

PT Kertas Leces (Persero) yang memiliki unit-unit kerja dengan jarak yang saling berkejauhan, sehingga tidak memungkinkan untuk proses komunikasi data dengan baik dan efisien. Seringkali kondisi perusahaan yang seperti itu, harus membuat karyawan menggunakan sarana transportasi khusus untuk dapat mengirimkan informasi atau data ke sub unit tujuannya. Dan pada akhirnya
membuat pihak perusahaan harus mencari solusi cerdas agar komunikasi mengenai data perusahaan dapat tersampaikan dengan baik. Maka selain didasari kebutuhan tersebut, implementasi jaringan komputer lokal (LAN) juga ditujukan agar perusahaan dapat memaksimalkan kondisi komputernya yang memiliki kesamaan spesifikasi pada masing-masing perangkatnya. Berawal dari pembangunan jaringan komputer lokal tersebut, maka dikembangkanlah salah satu implementasi metode jaringan komputer lokal, yaitu jaringan diskless. Dimana jaringan ini mampu mengatur sejumlah komputer client dengan memanfaatkan kartu jaringan (ethernet card) sebagai media booting (boot-loader) bagi komputer client. Sehingga selain memperlancar lalu lintas data perusahaan, jaringan diskless juga membuat data yang tersimpan menjadi terpusat

Sejalan dengan perkembangan dunia teknologi dalam sistem jaringan dan teknologi informasi, maka perkembangan perangkat dan peralatan IT dan jaringan juga ikut mengambil andil yang besar untuk mendukung sistem informasi dan jaringan yang semakin hari semakin canggih. Peralatan dan perangkat yang mendukung sistem jaringan seperti router, switch, hub, bridge, wireless access point, repeater, ethernet card, fiber optik, kabel koaksial, kabel UTP, modem, dan yang tak kalah pentingnya yaitu unit komputer itu sendiri pun sudah banyak mengalami perubahan yang kian lama kian pesat.
Peningkatan kualitas suatu instansi atau badan usaha, sangat didukung oleh teknologi komputasi yang ada di dalamnya. Karena selain mempermudah kinerja karyawan dalam melaksanakan aktivitasnya sehari-hari, teknologi komputasi khususnya jaringan komputer akan menunjukkan kualitas pekerja melalui keahliannya dalam bidang komputer. Salah satu hal yang tak kalah pentingnya dalam sebuah instansi atau badan usaha adalah mengenai lalu lintas data yang ada pada jaringan komputer instansi yang bersangkutan. Jika pola aliran data tergolong baik, maka dengan sendirinya instansi tersebut akan lebih mudah dalam melakukan aktivitasnya. Sedangkan apabila pola aliran data yang ada seringkali mengalami kekacauan (error), maka sudah dapat dipastikan aktivitas instansi atau badan usaha tersebut akan mengalami gangguan dan sedikit terhambat. Agar komunikasi data dapat berjalan dengan baik, maka perlu dikembangkan suatu metode jaringan yang memudahkan user dan mampu mengatur lalu lintas data dengan maksimal.

%d blogger menyukai ini: