Beranda > Skripsi Komputer/Informatika > KOMPUTERISASI SISTEM ADMINISTRASI PEMELIHARAAN KENDARAAN PADA KOPERASI PEGAWAI KANTOR PT PLN (PERSERO) P3B JAWA BALI

KOMPUTERISASI SISTEM ADMINISTRASI PEMELIHARAAN KENDARAAN PADA KOPERASI PEGAWAI KANTOR PT PLN (PERSERO) P3B JAWA BALI

Januari 4, 2010

Koperasi karyawan adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas azas kekeluargaan. Koperasi karyawan didirikan oleh beberapa orang yang bernaung dalam suatu lembaga ekonomi yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya, membantu dalam simpan pinjam, pengadaan barang kebutuhan pokok dan lain-lain. Koperasi Pegawai Kantor PT PLN (Persero) P3B Jawa Bali yang beralamat di Jalan Krukut-Limo PO Box 129 CNR Depok merupakan badan usaha koperasi yang beranggotakan karyawan dan karyawati PT PLN (Persero) P3B Jawa Bali. Koperasi ini didirikan pada tahun 1986.
Kendaraan yang dimiliki merupakan aset penting perusahaan/koperasi dalam usaha jasa penyewaan kendaraan sehingga dalam pengelolaannya dibutuhkan sistem administrasi yang tersusun secara sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan kepada semua anggota.
Sasaran yang ingin dicapai dengan adanya sistem administrasi pemeliharaan kendaraan pada koperasi pegawai kantor PT PLN (Persero) P3B Jawa Bali adalah meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja unit usaha jasa/pemasok sebagai unit yang paling bertanggung jawab dalam pengoperasian dan pemeliharaan kendaraan pada koperasi, memberikan pelayanan yang optimal dalam proses operasional dan pemeliharaan kendaraan serta memberikan laporan yang lengkap, cepat dan akurat kepada pengurus koperasi dan semua anggota.
Sistem administrasi pemeliharaan kendaraan pada koperasi pegawai kantor PT PLN (Persero) P3B Jawa Bali ini membantu dalam proses pengajuan anggaran, proses operasional dan pemeliharaan kendaraan serta penyusunan laporan.

Sejak diperkenalkannya komputer yang pertama secara komersial pada tahun 1951 di Amerika Serikat, proses transaksi bisnis perdagangan telah berubah. Komputer telah menjadi suatu peralatan yang dapat menambah unjuk kerja, menurunkan biaya operasi dan menaikkan produktifitas kerja dari fungsi-fungsi manajemen dan administrasi pada suatu organisasi. Komputer telah meningkatkan kemampuan kerja dari para pekerja di bidang informasi. Komputer juga telah menjadi sebuah peralatan yang dominan dalam membantu manajer dan pekerja dalam memproses administrasi, menganalisa problem yang rumit, mengevaluasi pilihan-pilihan keputusan dan berkomunikasi dengan yang lain.

Setiap perkembangan komputer dari perangkat keras (Hardware) dan perangkat lunak (Software) selalu menjurus kepada penggunaan aplikasi bisnis yang lebih besar, pemecahan masalah yang lebih kompleks, proses pengolahan yang lebih cepat (speed), tingkat ketelitian yang tinggi (Accuracy), daya tampung (Storage) yang lebih besar dan peningkatan keandalan (Reliable) dalam menangani pekerjaaan yang berulang-ulang.
Penemuan komputer mikro (Personal Computer – PC) pada tahun 1977 telah memberikan dampak yang besar dalam peningkatan pemakaian komputer pada suatu organisasi atau perusahaan. Selain kecepatan kerjanya bertambah, sistem operasinya juga bertambah baik pada unjuk kerja maupun fungsinya seperti generasi IBM Dos dan MS DOS. Kemudian dilanjutkan dengan generasi Microsoft Windows 3.1, 3.11 (Windows Workgroup), Windows 95, 98, Me, 2000, Xp dan NT.

Paket-paket aplikasi juga sangat maju dengan kemampuannya menyelesaikan pekerjaan yang rumit. Sekarang, pengolah kata (Word Processing), lembar kerja (Spreadsheet), basis data (Database), vektor grafik CAD (Computer Aided Design) maupun model-model grafik dan bitmap adalah hal-hal yang biasa dijumpai.
Salah satu aktifitas yang tidak dapat lepas dari pengunaan teknologi informasi adalah aktifitas perekonomian. Sedangkan perekonomian memegang peranan penting dalam kesuksesan suatu negara. Di Indonesia, salah satu pelaku ekonomi yang didukung pemerintah untuk terus berkembang adalah koperasi karyawan.

Koperasi karyawan merupakan koperasi yang didirikan oleh karyawan atau pegawai suatu perusahaan dengan tujuan untuk mensejahterakan anggota atau karyawan pada perusahaan tersebut. Kegiatan koperasi karyawan antara lain usaha simpan pinjam, penyediaan kebutuhan pokok, usaha jasa penyewaan kendaraan, pengadaan alat kantor dan lain-lain.
Setiap anggota koperasi secara aktif memajukan koperasi dengan membayar iuran wajib, belanja di toko kebutuhan pokok serta melakukan kegiatan simpan pinjam. Anggota koperasi berhak mengetahui sejauh mana perkembangan koperasi dengan memanfaatkan laporan yang dikeluarkan pengurus setahun sekali pada rapat anggota tahunan (RAT), oleh karena itu kegiatan transaksi yang berlangsung memerlukan pencatatan yang rapi dan seksama agar dapat dipertanggungjawabkan kepada anggota.

Dalam penulisan tugas akhir ini, penulis membatasi permasalahan pada kegiatan yang terjadi pada salah satu bidang usaha koperasi yaitu unit usaha jasa/pemasok. Unit usaha jasa/pemasok adalah bidang jasa pada koperasi yang bertanggungjawab dalam pengembangan usaha yang dapat memberikan keuntungan sebesar-besarnya bagi koperasi. Kegiatan bisnis unit usaha jasa/pemasok terdiri dari jasa penyewaan alat kerja seperti mesin foto copy, komputer, kendaraan dan lain-lain.
Dalam unit usaha jasa/pemasok ini juga terdapat kegiatan administrasi, pelaporan, manajemen keuangan dan pengembangan usaha.
Dengan uraian tersebut maka Penulis merasa tertarik untuk menjadikan proses administrasi pemeliharaan kendaraan pada unit usaha jasa/pemasok sebagai bahan penyusunan tugas akhir dengan judul “Komputerisasi Sistem Administrasi Pemeliharaan Kendaraan pada Koperasi Pegawai Kantor PT PLN (Persero) P3B Jawa Bali”.

Iklan
%d blogger menyukai ini: