Beranda > Skripsi Komputer/Informatika > PERANCANGAN SISTEM INFORMASI RENCANA PERBAIKAN PERALATAN NON RUTIN

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI RENCANA PERBAIKAN PERALATAN NON RUTIN

Januari 4, 2010

PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) merupakan salah satu badan usaha yang bergerak dalam bidang kelistrikan dan bidang lain yang terkait. Dimana listrik menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi manusia, dengan listrik selain digunakan sebagai sarana penerangan juga dapat digunakan sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang dapat mendorong kegiatan ekonomi dan menjalankan kegiatan usaha yang berwawaskan lingkungan.
Visi dari perusahaan adalah “Diakui sebagai perusahaan kelas dunia yang bertumbuh kembang, unggul dan terpercaya dengan bertumpu pada potensi insani” dimana wujud dari visi, misi perusahaan adalah berfokus pada peningkatan proses secara terus menerus untuk memperoleh hasil yang maksimal.
Perkembangan teknologi dan sistem informasi menempati peranan utama dan sangat dibutuhkan oleh suatu perusahaan terutama untuk perusahaan besar seperti PT. PLN. Karena informasi yang tepat waktu dan relevan sangat dibutuhkan untuk proses pengambilan keputusan oleh manajemen di tingkat operasional perusahaan.

Bidang rencana dan evaluasi adalah bagian atau devisi yang bertanggung jawab atas tersedianya perencanaan dan evaluasi utilitas dan produktivitas sumber daya manusia, kajian pengembangan sistem kerja pemeliharaan, pengelolaan kinerja dan pengelolaan administrasi rencana dan evaluasi serta pengelolaan teknologi informasi. Rencana anggaran biaya adalah proses yang penting untuk mengendalikan pengeluaran anggaran perusahaan agar tidak melebihi batas anggaran yang tersedia.
Di PT. PLN (Persero) Rencana Anggaran Biaya atau sering disebut RAB terdiri atas :
1.Rencana Anggaran Biaya Rutin
Adalah RAB yang sudah memiliki anggaran dan perencanaanya dilakukan secara rutin sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) dalam satu tahun.
2.Rencana Anggaran Biaya Non Rutin
Adalah RAB yang belum memiliki anggaran dan perencanaanya dilakukan bila terjadi kegiatan operasional perusahaan diluar Rencana Kerja Anggaran Perusahaan, sehingga membutuhkan anggaran tambahan disamping menggunakan saving anggaran perusahaan yang masih ada.
Rencana anggaran biaya non rutin ini dilakukan bila terjadi kerusakan alat produksi perusahaan seperti TanDelta, peralatan kantor seperti komputer, dan peralatan lainya yang menunjang jalanya operasional perusahaan. Bila anggaran masih mencukupi maka menggunakan anggaran yang masih tersedia, yaitu diambil dari jumlah saving anggaran pada RKAP, dan bila anggaran tidak mencukupi, harus mendapatkan anggaran tambahan untuk memperbaiki kerusakan tersebut.
Bagian Rencana dan evaluasi adalah bagian yang bertanggung jawab atas pengadaan anggaran biaya non rutin untuk perbaikan peralatan, melakukan penawaran harga ke supplier dan melakukan pemeriksaan terhadap barang yang telah dipesan dari supplier. Untuk pengadaan dan pembelian barangnya sendiri dilakukan oleh bagian lain di perusahaan, dalam menangani proses rencana perbaikan peralatan tersebut masih sering terjadi beberapa permasalahan yang harus ditangani.
Berdasarkan uraian permasalahan diatas, maka dalam pembuatan skripsi minor ini mengambil judul :

“PERANCANGAN SISTEM INFORMASI RENCANA PERBAIKAN PERALATAN NON RUTIN BERBASIS KOMPUTER PADA BAGIAN RENCANA DAN EVALUASI DIVISI UNIT JASA TEKNIK (UJT) DI PT.PLN BANDUNG “

%d blogger menyukai ini: