Beranda > Skripsi Komputer/Informatika > Rancang Bangun Sistem Penampil 7 Segmen melalui Pemanfaatan LPT 1

Rancang Bangun Sistem Penampil 7 Segmen melalui Pemanfaatan LPT 1

Januari 4, 2010

Papan Nilai dapat dikendalikan komputer PC melalui paralel port. Untuk dapat mengendalikannya, diperlukan 7 segmen, resistor dan IC 74LS247 sebagai decoder. Rangkaian yang dibuat merupakan sebuah prototipe dan diperuntukkan untuk satu team. Rangkaian ini dapat dikembangkan dengan merubah tampilan dari 7 segmen dengan kumpulan lampu bohlam atau tampilan lain yang lebih besar, sehingga dapat digunakan dalam sebuah perlombaan atau pertandingan. Program yang digunakan untuk mengendalikan alat ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Delphi. Melalui program ini alat dikendalikan dengan memberikan input nilai awal 00 kemudian dengan menekan tombol up atau tombol down maka nilai akan berubah – ubah naik atau turun.

Papan nilai diperlukan dalam suatu kegiatan yang membutuhkan pencatatan hasil dari kegiatan tersebut. Pada jaman dahulu menggunakan papan tulis (black board) sebagai medianya. Seiring dengan perkembangan jaman, kemajuan dalam bidang elektronika, penggunaan papan tulis ini jarang digunakan, karena akan memakan waktu dan tidak efisien, apabila penulisan hasil suatu lomba ditulis dengan kapur. Untuk pertandingan dalam skala besar, misalnya sepakbola, sangatlah mustahil penggunaan papan tulis ini. Maka digantilah dengan papan nilai elektronik. Rancang Bangun Sistem Penampil 7 Segmen melalui Pemanfaatan LPT 1, ini sebenarnya cara kerjanya sama saja dengan papan nilai yang berada dalam arena perlombaan. Hanya saja tampilan yang dihasilkan berada di seven segment dengan input melalui LPT yang dijalankan dengan menggunakan program. Dan rangkaian ini merupakan prototipe, apabila dikembangkan maka dapat digunakan sebagai papan nilai yang yang digunakan dalam sebuah pertandingan, namun penggunaan 7 segmen diganti dengan lampu bohlam yang jumlahnya banyak. Selain sebagai papan nilai dalam suatu pertandingan, alat ini juga dapat digunakan sebagai penampil angka 2 digit untuk undian elektronik, untuk antrian nomor nasabah dalam suatu bank dan reservasi tiket (misalnya reservasi tiket kereta api eksekutif pada stasiun Djuanda).

%d blogger menyukai ini: