Beranda > Skripsi Komputer/Informatika > SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN DENGAN FASILITAS PEMESANAN BUKU VIA WEB PADA PERPUSTAKAAN UMUM KOTA PEKALONGAN

SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN DENGAN FASILITAS PEMESANAN BUKU VIA WEB PADA PERPUSTAKAAN UMUM KOTA PEKALONGAN

Januari 4, 2010

Penyusunan laporan Tugas Akhir dengan judul “Sistem Informasi Perpustakaan dengan Fasilitas Pemesanan Buku via Web pada Perpustakaan Umum Kota Pekalongan ini dimulai dari bulan September 2006 hingga Februari 2007.
Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah untuk merancang sistem informasi perpustakaan sebagai sistem utama dalam merekam aktivitas keseharian yang terdapat di Perpustakaan Umum Kota Pekalongan dan mengintegrasikannya dengan sistem perpustakaan berbasis via Web yang menyediakan katalog buku dan fasilitas pemesanan buku bagi anggotanya.
Metode penelitian yang dilakukan adalah studi lapangan dan studi kepustakaan. studi lapangan meliputi pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan studi kepustakaan dilakukan dengan penelitian kepustakaan yang relevan dengan masalah-masalah tersebut.
Dari hasil analisa, dapat diketahui bahwa sistem yang lama sudah tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan-kebutuhan informasi yang makin kompleks. Untuk itu diharapkan dengan rancangan dan desain sistem yang penulis usulkan ini dapat mengatasi semua permasalahan-permasalahan yang ada.

Dengan adanya kebutuhan akan informasi dirasakan sebagai suatu kebutuhan yang penting oleh manusia. Informasi dapat mempengaruhi manusia dalam mengambil suatu tindakan atau keputusan. Dengan informasi yang tepat, cepat, dan akurat, maka keputusan atau tindakan yang diambil dapat bermanfaat secara tepat pula. Informasi dapat diwujudkan dalam bentuk suara (audio) maupun dengan gambar, video, dan teks (visual). Penyebaran informasi dapat dilakukan melalui beberapa cara. Percakapan langsung antar manusia merupakan cara yang paling tradisional. Cara yang lainnya bisa melalui media-media cetak seperti koran, majalah, tabloid, laporan-laporan dan melalui media elektronik seperti radio, siaran televisi, hingga Internet.
Banyak perusahaan yang sekarang ini juga menggunakan Internet untuk memperlancar aktivitas bisnis mereka. Ada perusahaan yang menggunakan Internet hanya untuk menampilkan profil tentang perusahaan mereka saja. Namun ada juga perusahaan yang memproses aktivitas-aktivitas yang teradi di perusahaan mereka dengan menggunakan Internet, misalnya penjualan atau pemesanan barang menggunakan jalur Internet. Dengan menggunakan Internet, seluruh dunia dapat mengetahui barang / jasa yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut. Dengan demikian, maka manfaat yang dapat diambil dengan menggunakan Internet sebagai sarana penyebaran informasi antara lain :
1. Meningkatkan kualitas pengetahuan masyarakat, dan merupakan mata rantai komunikasi ilmiah antara pemakai dan sumber informasinya.
2. Mempermudah pihak eksternal untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dari perusahaan, karena tinggal terhubung saja ke Internet.
3. Mempercepat penyebaran informasi ke pihak-pihak eksternal yang membutuhkan.
Namun selain memiliki keunggulan, Internet juga memiliki berbagai kelemahan, terutama dalam hal keamanannya. Banyak terjadi kasus-kasus perusakan Website atau pencurian data yang terdapat di Internet. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka perlu dipikirkan bagaimana merancang keamanan yang baik sehingga terbebas dari segala ancaman dan gangguan dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.
Perpustakaan Umum Kota Pekalongan merupakan bagian dari Kantor Perpustakaan Umum yang dipimpin oleh Kepala yang berada dibawah eselon III,a dan bertanggung jawab kepada Walikota lewat Sekda. Metode pengolahan data yang terdapat di perpustakaan tersebut sudah menggunakan komputer dan sebuah sistem informasi perpustakaan sebagai alat bantunya. Namun sayangnya sistem informasi yang digunakan di Perpustakaan Umum Kota Pekalongan ini masih memiliki keterbatasan-keterbatasan, antara lain masih menggunakan bahasa pemrograman berbasis teks, sehingga terkadang terjadi kesalahan operator dalam menginputkan data.
Selain itu tampilan yang berbasis teks terkadang menyulitkan pengoperasian aplikasi tersebut. Tambah lagi ada kebutuhan akan laporan yang tidak disediakan oleh sistem yang lama, yaitu laporan rincian denda. Kelemahan lain dari sistem yang lama adalah tidak tersedianya katalog buku bagi anggota perpustakaan, sehingga penyebaran informasi tentang buku-buku yang merupakan koleksi dari perpustakaan ini menjadi agak tersendat. Secara keseluruhan kelemahan dari sistem yang lama ini menyebabkan aliran informasi yang dibutuhkan oleh pihak-pihak yang memerlukan menjadi terlambat.
Melihat kondisi permasalahan di atas, maka penulis mengusulkan suatu pengembangan sistem dengan mengintegrasikan antara sistem informasi perpustakaan berbasis non web dengan sistem berbasis via Web untuk memudahkan penyebaran informasi tentang buku-buku yang terdapat di perpustakaan. Sistem non Web menggunakan bahasa pemrograman berbasis visual berguna untuk merekam aktivitas-aktivitas utama yang berhubungan dengan kegiatan perpustakaan seperti pendataan anggota, pendataan buku dan penerbit, transaksi peminjaman dan pengembalian, serta pembuatan laporan-laporan. Sedangkan sistem berbasis via Web digunakan sebagai penyebaran informasi berupa katalog buku ditambah dengan layanan pemesanan buku bagi anggotanya. Nantinya database yang akan digunakan hanyalah satu, namun database tersebut bisa diakses baik di sistem informasi perpustakaan non Web maupun di sistem yang berbasis via Web. Contoh, pada saat terjadi transaksi peminjaman buku yang langsung di-entry ke dalam sistem, maka secara otomatis jumlah sisa stok buku yang ditampilkan di Website Perpustakaan Umum Kota Pekalongan akan langsung berkurang.
Data-data mengenai koleksi buku, majalah, surat kabar, pelestarian bahan pustaka yang terdapat di perpustakaan akan di upload semua ke Internet berdasarkan kategorinya masing-masing. Selain itu, anggota dapat memesan buku yang akan dipinjamnya melalui Internet sehingga anggota hanya tinggal datang ke perpustakaan untuk mengambil buku yang akan dipinjamnya tanpa harus berlama-lama lagi untuk melihat dan mencari satu persatu buku tersebut di rak-rak buku. Diharapkan dengan adanya usulan sistem perpustakaan yang baru ini, permasalahan-permasalahan yang telah disebutkan di atas dapat di atasi. Selain itu diharapkan pula kredibilitas Perpustakaan Umum Kota Pekalongan akan semakin baik di mata masyarakat / anggota, maupun pihak luar.

%d blogger menyukai ini: