Beranda > Skripsi Komputer/Informatika > SISTEM PENGUKURAN TINGKAT PRODUKTIVITAS

SISTEM PENGUKURAN TINGKAT PRODUKTIVITAS

Januari 4, 2010

Istilah produktifitas semakin sering dibicarakan orang. Namun banyak yang belum menyadari arti istilah tersebut, apalagi mengetahui pentingnya produktifitas. Bahkan masih sedikit perusahaan yang memberikan perhatiannya. Hal ini diketahui dari minimnya perusahaan yang telah melakukan pengukuran produktifitas. PT. Varia Usaha Beton di Gresik merupakan salah satu perusahaan yang belum pernah melakukan pengukuran produktifitas.
Dengan analisa produktifitas akan dapat diketahui tingkat keberhasilan pengelolaan suatu perusahaan.
Dalam penelitian tugas akhir ini, dilakukan pengukuran terhadap 12 periode dengan periode pengukuran per bulan, dimulai dari bulan Januari 2004 sampai dengan bulan Desember 2004. Dari hasil pengukuran model produktifitas dengan menggunakan metode OMAX dengan sumber input jam kerja karyawan dan jam kerja mesin, maka produktifitas total tertinggi dicapai pada bulan Oktober 2004 sebesar 475 dan terendah pada bulan Desember 2004 sebesar 0. Sedangkan indeks produktifitas tertinggi dicapai pada bulan Maret 2004 sebesar 450% dan terendah pada bulan Desember 2004 sebesar -100%.
Melakukan analisis produktifitas secara terus menerus sangatlah penting dengan analisis produktifitas akan dapat dilakukan tindakan perbaikan yang akan meningkatkan produktifitas perusahaan.

Konsep produktifitas telah dikenal dan diberlakukan secara nasional sehingga hampir semua orang mendengar istilah tersebut. Walaupun demikian banyak pihak yang belum pernah melakukan pengukuran produktifitas perusahaannya. Padahal pengukuran produktifitas pada periode tertentu akan menjadi tolak ukur untuk menentukan seberapa besar peningkatan produksi yang perlu dilakukan pada periode-periode yang akan datang. Sehingga dapat diketahui performansi kerja yang telah dicapai perusahaan.
PT. Varia Usaha Beton adalah perusahaan yang bergerak pada bidang pembuatan beton. Oleh karena itu kualitas dari beton tersebut harus tetap dijaga, karena perusahaan ini memiliki pelanggan tetap yang mempercayainya. Untuk itu produktifitas harus selalu ditingkatkan guna mencapai kualitas yang baik.
Meskipun sudah lama beroperasi perusahaan ini belum pernah melakukan pengukuran produktifitas, sehingga tidak mengetahui produktifitas yang telah dicapai dan tingkat perkembangannya. Selain itu perusahaan tidak dapat mengevaluasi dan mengetahui performansi kerja yang dicapai, seberapa efektif perusahaan bekerja serta seberapa efisien biaya yang telah dikeluarkan untuk operasional dibandingkan dengan hasil yang dicapai. Dengan masalah yang dihadapi oleh perusahaan tersebut, maka diharapkan dengan adanya sistem baru yaitu Pengukuran Tingkat Produktifitas dengan menggunakan Model Objektif Matriks ini dapat memberikan keputusan untuk meningkatkan produktifitas perusahaan.

%d blogger menyukai ini: