Beranda > Tak Berkategori > PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI KRIPTOGRAPHY ALGORITMA RC4 STREAM CIPHER PADA TIPE FILE DOCUMENT

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI KRIPTOGRAPHY ALGORITMA RC4 STREAM CIPHER PADA TIPE FILE DOCUMENT

Januari 8, 2010

Masalah keamanan dan kerahasiaan merupakan salah satu aspek penting dari suatu pesan, data, atau informasi. Terdapat banyak sekali ancaman – ancaman dari luar (outdoor), maupun ancaman dari dalam (backdoor) yang mengancam keamanan data yang disimpan pada storage device (alat penyimpanan data).
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka dibuat suatu sistem kriptography file menggunakan metode RC4. Analisa dan perancangan sistem kriptography dengan metode RC4 tersebut dilakukan terhadap kompleksitas algoritma pada ukuran fle (space) dan waktu yang dibutuhkan dalam melakukan kriptography pada tipe file document.
Sistem ini dibangun dengan tujuan menganalisa kompleksitas algoritma RC4 berdasarkan ukuran file dan waktu yang dibutuhkan dalam proses kriptography.
Algoritma RC4 mampu melakukan proses enkripsi dan dekripsi data, dan sekaligus mampu melakukan encode dan decode file sehingga file yang dienkripsi tersebut terdapat perubahan. Untuk tipe file document tersebut, ”Semakin besar ukuran file yang akan dienkripsi, maka persentase perbedaan dengan besar ukuran file hasil enkripsi semakin kecil”.

Masalah keamanan dan kerahasiaan merupakan salah satu aspek penting dari suatu pesan, data, atau informasi. Dalam hal ini sangat terkait dengan betapa pentingnya pesan, data, atau informasi tersebut oleh pihak atau orang yang berkepentingan, apakah pesan, data, atau informasi masih authentifikasi. Pesan, data, atau informasi akan tidak berguna lagi apabila di tengah jalan informasi itu di akses oleh orang yang tidak berhak atau berkepentingan (W. Dowd dan T. McHenry, 1998).
Dalam menjaga kerahasiaan data, kriptografi mentransformasikan data jelas (plaintext) ke dalam bentuk data sandi (ciphertext) yang tidak dapat dikenali. Ciphertext inilah yang kemudian dikirimkan oleh pengirim (sender) kepada penerima (receiver). Setelah sampai di penerima, ciphertext tersebut ditranformasikan kembali ke dalam bentuk plaintext agar dapat dikenali (Raharjo, 2004).
Pengamanan pesan, data, atau informasi tersebut selain bertujuan untuk meningkatkan keamanan, juga berfungsi untuk melindungi pesan, data, atau informasi agar tidak dapat diakses oleh orang-orang yang tidak berhak serta mencegah agar orang-orang yang tidak berhak, menyisipkan atau menghapus pesan, data, atau informasi.
Menurut Menezes et al, Doraiswamy et al. dan Kurniawan, kriptografi (cryptography) adalah seni dan ilmu pengetahuan untuk menjaga keamanan informasi. Orangnya disebut sebagai cryptographer. Kebalikan dari kriptografi adalah cryptanalysis, yaitu seni dan ilmu untuk memecahkan chipertext menjadi plaintext tanpa melalui cara yang seharusnya. Orangnya disebut sebagai cryptanalyst.
Ada banyak model dan metode enkripsi, di antaranya adalah enkripsi dengan algoritma Rivest Code 2 (RC2), RC4, RC5, RC6, IDEA, BLOWFISH, TWOFISH, AES, DES.
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka akan dibuat suatu kriptography file menggunakan metode RC4. Kecepatan enkripsi dari RC4 cukup baik, hal ini terjadi karena proses enkripsinya yang cukup sederhana dan hanya melibatkan beberapa operasi saja per bytenya. RC4 digunakan secara luas pada beberapa aplikasi dan umumnya dinyatakan sangat aman (NIST, 2001).
Parameter waktu, dan ukuran file digunakan untuk membuktikan realibilitas algoritma RC4. Serta penggunaan notasi big O yang akan digunakan untuk menentukan waktu dan ukuran file.

Kategori:Tak Berkategori
%d blogger menyukai ini: