Beranda > Tak Berkategori > PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSIS KERUSAKAN HARDWARE LAPTOP

PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSIS KERUSAKAN HARDWARE LAPTOP

Januari 8, 2010

Kasus kerusakan hardware laptop merupakan kasus yang memerlukan bantuan seorang pakar (teknisi) dalam menyelesaikan masalah dengan mengandalkan pengetahuan yang dimilikinya, tetapi kendala yang sering dialami apabila mengandalkan jasa seorang pakar adalah biaya yang harus dikeluarkan relatif tidak sedikit dan juga seorang pakar tidak akan selalu ada di tempat untuk melayani client setiap saat, apalagi jarak yang harus di tempuh ke tempat servis mungkin saja sangat jauh. Pada tugas akhir ini dibuat perangkat lunak untuk mengatasi kasus tersebut, dimana perangkat lunak yang dimaksud adalah sistem pakar untuk diagnosis kerusakan hardware laptop yang di desain untuk memodelkan/mengemulasi kemampuan seorang pakar dalam memecahkan suatu masalah yang berbasiskan pada pengetahuan pakar itu sendiri. Bahasa pemrograman yang digunakan sebagai pembangun sistem adalah Visual Basic 6.0 dan Microsoft Access untuk pengolahan database-nya.

Pengetahuan yang di dapat dari proses akuisisi pengetahuan direpresentasikan dengan menggunakan model kaidah produksi, sementara itu dalam mengembangkan mesin inferensi teknik yang digunakan yaitu forward chaining. Dalam mendeskripsikan alur program digunakan dua pendekatan, yaitu flowmap untuk mendeskripsikan mekanisme kerja aplikasi sistem pakar yang dirancang dan diagram aliran data (DFD) untuk mendeskripsikan proses aliran data yang ada dalam aplikasi sistem pakar yang dirancang. Untuk menggambarkan pemodelan data atau desain basis data digunakan model entity relationship diagram yang selanjutnya ditransformasikan ke dalam bentuk basis data fisik, yaitu dalam bentuk tabel-tabel yang diuji tingkat akurasi datanya menggunakan teknik normalisasi dan diteruskan dengan penjelasan objek data pada setiap tabel dengan menggunakan kamus data.
Dengan fasilitas yang diberikan untuk pemakai dan pakar, memungkinkan baik pemakai maupun pakar untuk menggunakan sistem ini sesuai kebutuhannya masing-masing. Pemakai diberi kemudahan untuk mendapatkan solusi atas kerusakan hardware yang terjadi berdasarkan data-data yang telah dipilih pada proses penelusuran, yang terdiri dari pemilihan data macam komponen hardware yang mengalami kerusakan, diteruskan dengan pemilihan data jenis komponen hardware yang mengalami kerusakan, dilanjutkan dengan pemilihan data gejala kerusakan yang dialami dan pemilihan data ciri kerusakan yang di dapat. Sedangkan pakar diberi kemudahan dalam memanajemen sistem, baik proses tambah, hapus maupun update data terkait.

Dewasa ini sudah tidak dapat dipungkiri lagi bahwa teknologi informasi dan komputer merupakan salah satu kebutuhan manusia yang paling mendasar terutama dalam membantu setiap pekerjaan dalam bidang komputerisasi. Dalam hal ini laptop merupakan salah satu jenis komputer yang banyak diminati oleh masyarakat, harganya yang semakin terjangkau dan memiliki mobilitas yang tinggi menjadi alasan paling kuat masyarakat untuk memiliki sebuah laptop. Fitur-fitur laptop juga sangat beragam. Karenanya, sebagai pengguna/user sudah seharusnya untuk mengetahuinya, agar pemakaian laptop menjadi lebih optimal.
Laptop memiliki beberapa komponen hardware, diantaranya (Sumarno, 2008) :
1.Komponen input, merupakan bagian yang bertugas memberikan masukan perintah untuk diolah oleh komponen pemroses. Beberapa komponen input tersebut diantaranya : keyboard, touch pad, mikrofon internal, kamera, tombol daya, tombol easy launch.
2.Komponen output, merupakan bagian yang bertugas untuk menampilkan semua proses kerja yang telah dilaksanakan oleh komponen prosessor. Beberapa komponen output tersebut diantaranya : layar LCD, speaker, lampu indikator.
3.Komponen pemroses, merupakan bagian yang melakukan pemrosesan berdasarkan input-an dari pengguna/user. Beberapa komponen pemroses tersebut diantaranya : processor, main memory (RAM dan ROM).
4.Komponen storage, merupakan bagian yang berfungsi untuk menyimpan program dan data untuk penggunaan selanjutnya. Beberapa komponen storage tersebut diantaranya : drive optik, card reader, hard disk.
Bagian atau komponen hardware laptop dalam jangka waktu tertentu akan mengalami perubahan fisik maupun kerusakan, yang menyebabkan laptop tersebut harus diperbaiki. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi pengguna/user untuk mengetahui cara merawat dan memberikan pertolongan pertama ketika laptop-nya bermasalah, sebelum memutuskan untuk menyerahkannya ke tempat servis. Informasi yang diharapkan dapat mengatasi kerusakan yang terjadi dewasa ini masih tidak lengkap, bahkan buku manual yang disertakan pun tidak dapat mengakomodasi terhadap semua kemungkinan kerusakan, oleh karena itu dirasakan perlu dibuat sebuah aplikasi (software) yang dapat membantu memecahkan permasalahan kerusakan pada hardware laptop.
Aplikasi (software) yang dimaksud adalah aplikasi yang bisa dijadikan sebagai alternatif dalam mendiagnosa kerusakan hardware pada laptop, dalam hal ini aplikasi akan membantu pengguna dalam menemukan informasi penyebab (ciri) kerusakan berdasarkan gejala kerusakan pada setiap jenis komponen kerusakan sampai ditemukannya solusi (hasil diagnosa) berupa informasi mengenai cara perbaikannya.
Tentunya aplikasi yang dibuat harus dapat menyajikan solusi yang tepat, masuk akal dan efisien. Aplikasi (software) tersebut merupakan aplikasi sistem pakar berbasis komputer yang didesain untuk memodelkan/mengemulasi kemampuan seorang pakar dalam memecahkan suatu masalah (Durkin, 1994).
Tujuan pengembangan sistem pakar sebenarnya bukan untuk menggantikan peran manusia, tetapi untuk mensubtitusikan pengetahuan manusia ke dalam bentuk sistem, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak (Jogiyanto, 2003). Suatu sistem disebut sistem pakar jika mempunyai ciri dan karakteristik tertentu, misalnya kemungkinan solusi sistem pakar terhadap suatu permasalahan adalah bervariasi dan mempunyai banyak pilihan jawaban yang dapat diterima semua faktor yang ditelusuri memiliki ruang masalah yang luas dan tidak pasti (Jogiyanto, 2003). Hal ini juga harus didukung oleh komponen-komponen sistem pakar yang mampu menggambarkan tentang ciri dan karakteristik tertentu.
Sampai saat ini permasalahan waktu dan biaya merupakan permasalahan utama dalam dibentuknya sistem pakar ini. Sehingga sistem pakar ini diharapkan dapat menekan waktu dan biaya untuk mengatasi masalah-masalah kerusakan pada hardware laptop.
Untuk merepresentasikan permasalahan yang ada maka penulis dalam penelitian ini mengambil judul “ Perancangan Sistem Pakar Untuk Diagnosis Kerusakan Hardware Laptop ”, diharapkan dapat membantu pengguna/user (awam) dalam menemukan informasi mengenai penyebab kerusakan yang terjadi pada hardware laptop berikut cara untuk memperbaiki dan merawatnya dengan bantuan perangkat lunak.

Kategori:Tak Berkategori
%d blogger menyukai ini: