Beranda > Tak Berkategori > SISTEM INFORMASI PACUAN KUDA PADA LAPANGAN PACUAN KUDA NYI AGENG SERANG KABUPATEN SRAGEN

SISTEM INFORMASI PACUAN KUDA PADA LAPANGAN PACUAN KUDA NYI AGENG SERANG KABUPATEN SRAGEN

Januari 8, 2010

Pacuan kuda merupakan salah satu cabang olah raga berkuda yang digemari banyak orang. Penerapan Teknologi Informasi (TI) saat ini telah menyebar hampir di semua bidang tidak terkecuali pada penyelenggaraan event pacuan kuda. Kebutuhan akan informasi yang cepat, tepat dan akurat merupakan suatu hal yang harus dipenuhi pada pertandingan pacuan kuda. Kesalahan dalam mengolah data dan keterlambatan penyajian informasi yang dibutuhkan oleh pengguna, menyebabkan informasi tersebut tidak relevan. Keberhasilan penyelengaraan event pacuan kuda dilihat dari kelancaran pelaksanaan pacuan kuda.
Otomasi proses pendataan dan pengolahan data adalah sebuah sebuah proses pengelolaan data dengan menggunakan bantuan teknologi informasi (TI). Dengan bantuan teknologi informasi maka beberapa pekerjaan manual dapat dipercepat dan diefisienkan. Selain itu proses pengolahan data menjadi lebih akurat dan cepat untuk ditelusur kembali. Dengan demikian para panitia perlombaan dapat menggunakan waktu lebihnya untuk mengurusi pengembangan lapangan pacuan kuda karena beberapa pekerjaan yang bersifat berulang (repetable) sudah diambil alih oleh komputer.
Pada tahap akhir pengembangan perangkat lunak, akan dilakukan evaluasi terhadap akhir pengembangan perangkat lunak. Hal-hal yang telah telah dilakukan dan apa yang belum dilakukan pada pengembangan perangkat lunak ini akan diulas pada bagian akhir tugas akhir.

Kantor Pariwisata, Investasi dan Promosi Kabupaten Sragen yang bertugas untuk mengelola tempat wisata di Kabupaten Sragen membangun lapangan pacuan kuda yang bertaraf nasional. Lapangan tersebut dibangun dengan tujuan meningkatkan promosi dan citra kepariwisataan kabupaten Sragen baik didalam dan di luar daerah, sebagai media pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga berkuda dalam rangka mencari bibit-bibit atlit berkuda yang berpotensi, serta mamberikan hiburan bagi penggemar olahraga berkuda di kabupaten Sragen dan mempopulerkan atau mengenalkan olah raga berkuda pada masyarakat. Pembangunan lapangan pacuan kuda ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemasukan anggaran derah.
Banyaknya peserta yang mengikuti pertandingan membuat panitia mengalami kesulitan dalam mengolah data tersebut secara konvensional. Kesalahan dalam menentukan kalsifikasi kuda bisa menyebabkan protes dari peserta lain yang sering kali berujung pada perkelahian antar peserta. Pada tahap tawaran kelas, peserta bisa pindah kelas atau tidak jadi mengikuti pertandingan. Penggunaan media kertas sebagai antar muka membuat panitia kesulitan dalam persiapan dan pelaksanaan proses tawaran kelas. Pada proses tawaran kelas ini dihadiri dan disaksikan oleh seluruh peserta. Pembayaran yang dilakukan secara konvensional memungkinkan adanya peserta yang belum membayar tapi masih bisa mengikuti pertandingan.
Kebutuhan akan informasi yang cepat, tepat dan akurat merupakan suatu hal yang harus dipenuhi pada pertandingan pacuan kuda. Kesalahan dalam mengolah data dan keterlambatan penyajian informasi yang dibutuhkan oleh pengguna, menyebabkan informasi tersebut tidak relevan.
Keberhasilan penyelengaraan event pacuan kuda dilihat dari kelancaran pelaksanaan pacuan kuda. Jeda waktu yang singkat antara pelaksanaan pendaftaran, pengukuran, tawaran kelas, pembayaran, dan pertandingan membuat panitia kerepotan dalam mengolah data yang ada untuk dijadikan suatu informasi bagi peserta dan penonton.
Lapangan pacuan kuda yang dibangun di kabupaten Sragen belum memiliki suatu sistem pengolahan data yang dapat mempermudah pekerjaan yang berkaitan dengan diadakannya suatu event perlombaan pacuan berkuda, mengingat banyaknya peserta yang mengikuti perlombaan yang diselenggarakan. Belum adanya sistem pengolahan data yang terkomputerisasi membuat kinerja dari panitia menjadi lambat dan kurang efisien dalam mengolah data peserta.
Atas dasar latar belakang tersebut dapat disimpulkan pentingnya arti komputer dan penggunaan teknologi informasi untuk membantu manajemen (teknik pengelolaan) data menjadi suatu informasi yang berharga, maka dibuatlah judul “Sistem Informasi Pacuan Kuda” agar beberapa pekerjaan manual dapat dipercepat dan diefisienkan.

Iklan
Kategori:Tak Berkategori
%d blogger menyukai ini: