Beranda > Tak Berkategori > STUDI KAJIAN QR CODE (QUICK RESPONSE CODE)

STUDI KAJIAN QR CODE (QUICK RESPONSE CODE)

Januari 8, 2010

Linear bar code merupakan salah satu teknik simbologi yang terkenal karena kecepatan dalam pembacaan, akurasi, dan karakteristik fungsinya yang unggul. Seiring perkembangan kebutuhan masyarakat akan teknologi simbologi lebih kompleks, maka banyak bermunculan teknologi-teknologi baru. Sekedar informasi, linear barcode hanya dapat menampung maksimal 20 digit karakter saja. Banyak upaya yang telah dilakukan seperti memperbesar jumlah karakter yang dimiliki barcode dengan membuat multiple barcode, dan stack barcode. Tetapi upaya tersebut dapat mengurangi keefektifan dan keefesiensian dari penggunaannya, karena dapat memboroskan ruang.

Untuk mejawab segala permasalahan diatas maka pada tahun 1994 Denso Wave. Corp meluncurkan QR Code (Quick Response Code). Seperti namanya QR code ini merespon dengan cepat dalam pembacan kode. Dapat dipastikan nantinya kepopuleran linear bar code akan dikalahkan oleh QR code karena fitur dan fungsi yang ada pada linear barcode semuanya ada pada QR code. Sudah tentu fitur tersebut sudah ditambah dengan inovasi – inovasi yang sedang dibutuhkan oleh pasar. Seperti daya tampung data yang lebih besar, ukuran simbol yang lebih kecil sehingga membutuhkan ruang yang lebih kecil dari linear barcode. disamping memiliki fitur yang ada pada linear barcode, QR code juga ditambah berbagai fitur lainnya.

Linear bar code merupakan salah satu teknik simbologi yang terkenal karena kecepatan dalam pembacaan, akurasi, dan karakteristik fungsinya yang unggul. Seiring perkembangan kebutuhan masyarakat akan teknologi simbologi lebih kompleks, maka banyak bermunculan teknologi-teknologi baru. Sekedar informasi, linear barcode hanya dapat menampung maksimal 20 digit karakter saja. Banyak upaya yang telah dilakukan seperti memperbesar jumlah karakter yang dimiliki barcode dengan membuat multiple barcode, dan stack barcode. Tetapi upaya tersebut dapat mengurangi keefektifan dan keefesiensian dari penggunaannya, karena dapat memboroskan ruang.

Untuk mejawab segala permasalahan diatas maka pada tahun 1994 Denso Wave. Corp meluncurkan QR Code (Quick Response Code). Seperti namanya QR code ini merespon dengan cepat dalam pembacan kode. Dapat dipastikan nantinya kepopuleran linear bar code akan dikalahkan oleh QR code karena fitur dan fungsi yang ada pada linear barcode semuanya ada pada QR code. Sudah tentu fitur tersebut sudah ditambah dengan inovasi – inovasi yang sedang dibutuhkan oleh pasar. Seperti daya tampung data yang lebih besar, ukuran simbol yang lebih kecil sehingga membutuhkan ruang yang lebih kecil dari linear barcode. disamping memiliki fitur yang ada pada linear barcode, QR code juga ditambah berbagai fitur lainnya.

Pada tugas khusus ini akan diberikan penjelasan tentang simbologi, barcode, dua dimensi code, QR code. Menyebutkan apa saja yang menjadi varian dari barcode dan dua dimensi code. Serta memperkenalkan QR code, dengan membahas tentang fitur, metode yang ada, sistem, standarisasi yang dimiliki, serta keuntungan dari penggunaan QR code

Kategori:Tak Berkategori
%d blogger menyukai ini: