Beranda > Tak Berkategori > TEKNIK CLASS FILE (CLS) PADA DOKUMEN L ATEX

TEKNIK CLASS FILE (CLS) PADA DOKUMEN L ATEX

Januari 8, 2010

Microsoft Word sebagai perangkat lunak pengolah dokumen standard Prosiding KOMMIT ataupun skripsi masih belum mampu mengautomatisasi standard penulisan artikel. Penulis dokumen dalam beberapa bagian masih harus mencocokkan format dokumennya dengan format standard secara manual.
Berdasarkan kasus di atas, penulisan tugas akhir ini membahas tentang pembuatan class file dan file pendukung lainnya yang digunakan untuk mengautomatisasi standard penulisan dokumen pada Prosiding KOMMIT 2006 dan skripsi. Perangkat lunak yang digunakan ialah L ATEX dan KWrite.

Dalam suatu seminar ataupun penulisan skripsi, standard penulisan dokumen mempunyai peran yang sangat penting. Standard penulisan dokumen merupakan peraturan baku yang wajib dipenuhi oleh penulis dalam membuat suatu dokumen. Peraturan tersebut diantaranya mencakup format huruf, margin, kolom, ukuran kertas, gambar, dan tabel. Dengan standard penulisan dokumen, maka semua dokumen mempunyai format penulisan yang sama. Selama ini perangkat lunak yang digunakan untuk membuat dokumen yang membutuhkan standard penulisan ialahMicrosoftWord. Padahal standard penulisan dokumen bukanlah fungsi utama dari Microsoft Word, oleh karena itu dengan menggunakanMicrosoftWord pembuatan dokumen yang membutuhkan standard penulisan sangat merepotkan dan menghabiskan waktu yang lama.Template standard penulisan dibuat dengan format MicrosoftWord (.doc), lalu para penulis mencocokkan tulisannya dengan template secara manual. Hal ini kurang e?sien, malah terkadang format penulisan dari masing-masing penulis tidak seragam dikarenakan proses standard penulisan dilakukan secara manual.
L ATEX menjadi alternatif pengganti Microsoft Word dalam hal menangani standard penulisan dokumen. Dengan menggunakan L ATEX, pekerjaan penulis cukup mengetikkan dokumen pada ?le template (tex ?le) yang telah disediakan tanpa peduli dengan segala macam peraturan standard penulisan dokumen. Hal ini bisa diterapkan karena saat proses compile, ?le dokumen akan mengacu pada CLS yang berisi peraturan baku standard penulisan artikel. Inilah kelebihan L ATEX dari Microsoft Word, semua standard penulisan dokumen tidak dibebankan kepada penulis.
Untuk proses standard penulisan dokumen dengan menggunakan L ATEX dibutuhkan class (CLS) yang sesuai. Skripsi ini akan membahas bagaimana membuat class ?le (CLS) untuk standard penulisan artikel pada Prosiding Seminar Ilmiah Nasional KOMMIT 2006 dan standard penulisan skripsi Universitas Gunadarma.

Kategori:Tak Berkategori
%d blogger menyukai ini: