Beranda > Tak Berkategori > PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK PENGOLAHAN TERA, TERA ULANG DAN KALIBRASI BERBASIS CLIENT- SERVER

PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK PENGOLAHAN TERA, TERA ULANG DAN KALIBRASI BERBASIS CLIENT- SERVER

Januari 9, 2010

Untuk membantu dalam menjalankan salah satu tugas pokok tersebut maka penulis mengembangkan sebuah perangkat lunak yang mampu membantu proses peneraan, kalibrasi dan juga inventarisir alat-alat UTTP. Pengembangan perangkat lunak tersebut menggunakan metode Rational Unified Process (RUP), dengan
bahasa permodelan Unified Modeling Language (UML). Pada tahap implementasi penulis menggunakan perangkat pemrograman berbasis web, PHP versi 5.1.2 serta menggunakan mesin basis data MySQL versi 5.0.18. Pengujian terhadap perangkat lunak dilakukan dengan metode blackbox testing

Balai Metrologi (UU Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi legal) wilayah Surakarta merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis Dinas Perdagangan propinsi Jawa Tengah (Peraturan daerah Propinsi Jawa Tengah Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pembentukan, Kedudukan Tugas Pokok, fungsi dan Susunan Organisasi Unit Pelaksana teknis 19 Dinas Propinsi Jawa Tengah), memiliki empat tugas pokok :
1. Melakukan pengelolaan standar ukuran dan laboratorium.
2. Melakukan tera dan tera ulang alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP) serta kalibrasi alat ukur.
3. Melaksanakan pengawasan terhadap alat-alat UTTP dan Barang-barang Dalam Kemasan (BDKT).
4. Melakukan penyuluhan kemetrologian.
Dalam pelaksanaannya Balai Metrologi wilayah Surakarta memiliki beberapa tugas bulanan yang salah satunya adalah Laporan Bulanan Balai Metrologi Wilayah Surakarta yang harus diserahkan kepada Dinas Perdagangan Propinsi Jawa Tengah, yang didalamnya mencakup laporan Tera dan Tera Ulang Laporan Bulanan Balai Metrologi Wilayah Surakarta merupakan salah satu sumber informasi yang sangat dibutuhkan baik bagi Dinas Perdagangan propinsi Jawa Tengah dan Balai Metrologi Wilayah Surakarta secara langsung, maupun konsumen dari Balai Metrologi secara tidak langsung. Laporan Bulanan ini juga dibutuhkan untuk melihat perkembangan Balai Metrologi Wilayah Surakarta dan uga Dinas Perdagangan propinsi Jawa Tengah, yang nantinya akan menjadi pertimbangan dalam perumusan sebuah kebijakan.

Dalam pengelolaannya laporan bulanan ini memerlukan waktu pengerjaan 1 – 2 minggu, tidak jarang deadline penyerahan laporan bulanan tidak terpenuhi. Dalam pencarian data juga memerlukan waktu dan tenaga yang banyak karena data harus terlebih dulu dicari lalu disusun ulang secara manual tergantung kebutuhan, sedangkan kebutuhan akan data seringkali mendesak dan beragam. Oleh karena itu penulis mengajukan sebuah alternatif solusi menggunakan Teknologi Informasi, sehingga nantinya akan ditemukan jawaban dari permasalahan tersebut.

Iklan
Kategori:Tak Berkategori
%d blogger menyukai ini: