Beranda > Tak Berkategori > SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT INFEKSI SISTEM GASTRO-USUS dan TINJAUANNYA DALAM SUDUT PANDANG ISLAM

SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT INFEKSI SISTEM GASTRO-USUS dan TINJAUANNYA DALAM SUDUT PANDANG ISLAM

Januari 9, 2010

Pada saat seorang pasien berkonsultasi dengan dokter yang menangani penyakit sejenis infeksi sistem gastro-usus, dokter akan mendapatkan informasi tentang apa yang dirasakan oleh pasien tersebut. Gejala-gejala dari hasil diagnosis akan lebih berarti jika dapat diinterpretasikan oleh dokter yang ahli dalam bidangnya (pakar). Masalah yang ada terdapat pada jumlah pakar (ahli) yang mampu mendiagnosis gejala-gejala penyakit infeksi sistem gastro-usus sangat terbatas karena hanya tersebar di kawasan yang beriklim tropis saja. Hal ini disebabkan karena kepakaran baru dapat diperoleh dari pengalaman bertahun-tahun bahkan puluhan tahun. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dipikirkan suatu metode untuk mempercepat kepakaran seorang dokter muda dengan berlatih mendiagnosis dan membandingkan hasilnya dengan diagnosis komputer yang disusun berdasarkan pengalaman seorang atau lebih dokter yang pakar di bidang penyakit infeksi sistem gastro-usus. Pada skripsi ini akan diuraikan analisis dari sebuah sistem pakar untuk diagnosis penyakit infeksi sistem gastro-usus. Pengembangan sistem pakar ini menggunakan metode inferensi dengan forward channing yaitu proses penelusuran diagram pohon yang dimulai dari menelusuri gejala menuju pada konklusi atau kesimpulan yang didapatkan untuk mendiagnosa penyakit yang berkaitan dengan infeksi sistem gastro-usus.

Perkembangan penyakit yang semakin lama semakin berkembang belakangan ini mengharuskan kita untuk segera menemukan penyembuhan dari penyakit-penyakit yang ada. Salah satu penyakit baru yang berjangkit di kawasan tropis adalah penyakit infeksi sistem gastro-usus. Penyakit ini disebabkan oleh patogen mikrobial dari bakteri maupun virus. Pada saat pasien berkonsultasi dengan dokter yang menangani penyakit ini, sang dokter akan mendapatkan informasi tentang apa yang dirasakan oleh pasien tersebut. Gejala-gejala dari hasil diagnosis akan berarti apabila diinterpretasikan oleh dokter yang memang ahli di bidangnya (pakar). Masalahnya adalah jumlah pakar yang mampu mendiagnosis gejala-gejala penyakit infeksi sistem gastro-usus sangat terbatas. Hal ini wajar karena kepakaran baru dapat diperoleh dari pengalaman bertahun-tahun bahkan puluhan tahun. Untuk mengatasi hal tersebut di atas perlu dipikirkan suatu metode untuk mempercepat kepakaran seorang dokter dengan berlatih mendiagnosis dan membandingkan hasilnya dengan diagnosis komputer yang disusun berdasarkan pengalaman seorang atau lebih dokter yang pakar di bidang penyakit tersebut.
Perkembangan teknologi dalam bidang kesehatan dan pengobatan baru dapat dirasakan dalam waktu lima tahun belakangan. Beberapa panduan dan saran-saran mengenai pengobatan sudah mulai membajiri pasaran. Perkembangan pembangunan sistem pakar dalam bidang biomedical merupakan satu hal yang diharapkan dapat memperbaiki kualitas hidup manusia. Dengan memindahkan kepakaran yang dimiliki seorang dokter untuk mendiagnosa penyakit ke dalam suatu program komputer yang dinamakan dengan sistem pakar dan dengan penerapan sistem pakar untuk mengdiagnosa penyakit yang melibatkan sistem gastro usus ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mengenali gejala-gejala yang timbul sebelum pergi berobat. Sehingga pada akhirnya akan ditemukan obat apa yang dapat digunakan. Selain itu, juga memungkinkan setiap individu untuk menghemat waktu, biaya dan tenaga dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dan pengobatan. Sebagaimana Allah pernah berfirman bahwa setiap penyakit pasti akan ada obatnya. Kalaupun belum berhasil ditemukan, Allah jualah yang akan menyembuhkannya dengan cara-Nya tersendiri. Kita sebagai umat-Nya hanya dapat mencegah datangnya penyakit itu dengan cara menjaga kesehatan kita dengan sebaik-baiknya. Seperti kata pepatah “Lebih Baik Mencegah daripada Mengobati”.

Iklan
Kategori:Tak Berkategori
%d blogger menyukai ini: