Beranda > Skripsi Industri > ANALISA DAN PENERAPAN PRINSIP LEAN MANUFACTURING PADA PT. NAGASAKTI PARAMASHOES INDUSTRY

ANALISA DAN PENERAPAN PRINSIP LEAN MANUFACTURING PADA PT. NAGASAKTI PARAMASHOES INDUSTRY

Januari 10, 2010

PT. Nagasakti Paramashoes Industry (NASA) adalah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur, khususnya dalam pembuatan sepatu. PT. NASA ini didirikan pada tanggal 12 Agustus 1988, dengan tujuan berproduksi berdasarkan adanya pesanan (make to order). Dan dari pihak ini yang paling banyak melakukan pesanan adalah pihak NIKE selaku buyer.
Di dalam usaha untuk meningkatkan produktivitasnya, PT. NASA memegang suatu filosofi bisnis manajemen yang lean. Prinsip lean pada PT. NASA dikenal dengan sebutan NOS (Novus Ordo Secrolum), sedangkan prinsip lean pada perusahaan Toyota dikenal dengan istilah TPS (Toyota Production System). Sebenarnya prinsip lean pada kedua perusahaan di atas adalah sama, dan yang pertama sekali menerapkan prinsip lean ini adalah perusahaan Toyota, sedangkan PT. NASA hanya mengadopsi filosofi tersebut guna untuk mengeliminasi pemborosan-pemborosan (waste) yang sering terjadi pada lantai produksinya (shopfloor).
Dengan tujuan untuk mengeliminasi waste inilah, penulis kemudian bermaksud untuk melakukan penelitian pada shopfloor perusahaan. Hasil yang diperoleh penulis pada saat penelitiannya adalah masih terlihat adanya cara kerja atau proses produksi perusahaan yang dilakukan secara paralel (belum terciptanya suatu proses mengalir / one-piece flow).
Dan dari waste yang telah berhasil dieliminasi oleh penulis, diharapkan kepada pihak perusahaan untuk dapat menjadikannya sebagai suatu standarisasi kerja.

Apakah lean itu? Lean adalah suatu upaya yang dilakukan secara terus-menerus untuk menghilangkan pemborosan (Waste) dan meningkatkan nilai tambah (value added) produk (barang atau jasa) agar memberikan nilai kepada pelanggan (customer value).

Dan apa sebenarnya perusahaan yang lean (ramping) itu? Dengan sederhana, anda bisa menjawabnya jika perusahaan anda telah menerapkan Toyota Production System ke dalam semua bagian dalam bisnisnya maka perusahaan anda sudah bisa dikategorikan sebagai perusahaan yang lean. Karena yang pertama sekali menerapkan sistem lean ini adalah perusahaan Toyota Motor Company.

Ketika perusahaan anda sudah menerapkan sistem TPS ini, langkah awal yang bisa dilakukan oleh perusahaan adalah memeriksa proses manufaktur dari sudut pelanggan. Pertanyaan pertama di TPS selalu ”Apa yang diinginkan pelanggan dari proses ini?” (baik itu pelanggan internal, pada proses berikutnya di jalur produksi, maupun pelanggan akhir yaitu pelanggan eksternal). Dan melalui kacamata pelanggan ini, anda dapat mengamati suatu proses dan memisahkan langkah-langkah yang menambah nilai dari langkah-langkah yang tidak menambah nilai. Kemudian dari aliran proses yang diamati itu dapat dipetakan ke dalam bentuk diagram spagetti atau yang sering disebut juga dengan value stream mapping.

Taiichi Ohno, pencipta TPS, secara lebih ringkas menjelaskan : ”Segala yang kami lakukan hanyalah mengamati garis waktu sejak pelanggan memberikan pesanannya hingga saat kami mengumpulkan uang tunai. Dan kami mengurangi garis waktu tersebut dengan menyingkirkan pemborosan yang tidak memberi nilai tambah” (Ohno 1988)

Dalam bukunya yang luar biasa, ”Lean Thinking”, James Womack dan Daniel Jones mendefinisikan lean manufacturing adalah sebagai suatu proses yang terdiri dari lima langkah, mendefinisikan nilai bagi pelanggan, menetapkan value stream, membuatnya ”mengalir”, ”ditarik” oleh pelanggan, dan berusaha keras untuk mencapai yang terbaik.

Untuk menjadi sebuah perusahaan manufaktur yang lean diperlukan suatu pola pikir yang terfokus pada membuat produk mengalir melalui proses penambahan nilai tanpa interupsi (one-piece flow), suatu sistem ”tarik” yang berawal dari permintaan pelanggan, dengan hanya menggantikan apa yang diambil oleh proses berikutnya dalam interval yang singkat, dan suatu budaya dimana semua orang berusaha keras melakukan peningkatan secara terus-menerus.

Kategori:Skripsi Industri
%d blogger menyukai ini: