Beranda > Skripsi Industri > ANALISA PENGARUH PERBEDAAN MASA KERJA, TINGKAT PENDIDIKAN DAN SHIFT KERJA TERHADAP KUALITAS PRODUK DENGAN MENGGUNAKAN DESAIN

ANALISA PENGARUH PERBEDAAN MASA KERJA, TINGKAT PENDIDIKAN DAN SHIFT KERJA TERHADAP KUALITAS PRODUK DENGAN MENGGUNAKAN DESAIN

Januari 10, 2010

Dalam era industrialisasi yang semakin kompetitif sekarang ini menuntut perusahaan untuk selalu meningkatkan kualitas produk dan meningkatkan produktivitas kerja. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka harus didukung dengan sistem yang mampu meningkatkan kualitas produksi sesuai permintaan distributor dan meningkatkan produktivitas kerja yang optimal. Agar produktivitas kerja dapat tercapai dengan optimal maka beberapa faktor perlu diperhatikan. Pengaruh faktor masa kerja, tingkat pendidikan dan shift kerja karena salah satu faktor yang perlu diteliti lebih khusus agar produktivitas kerja perusahaan dapat meningkat. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi pengaruh faktor masa kerja, faktor tingkat pendidikan dan shift kerja terhadap kualitas produk yang di hasilkan dan apakah terdapat pengaruh antara ketiga faktor yaitu faktor masa kerja, tingkat pendidikan, dan shift kerja. Metode yang dapat digunakan untuk mengetahui pengaruh perlakuan tiap taraf faktor dengan taraf faktor lainya. Untuk mengetahui interaksi antara rata-rata perlakuan dilakukan perhitungan dengan uji rentang Newman-Keuls.
Berdasarkan perhitungan dan pengujian hipotesa dengan tingkat kepercayaan sebesar 95% maka ternyata faktor masa kerja kurang dari 1 tahun, 1 sampai dengan 5 tahun dan masakerja lebih dari 5 tahun dengan tingkat pendidikan SD, SMP dan tingkat pendidikan SMA berpengaruh secara signifikan terhadap banyaknya jumlah produk yang dihasilkan oleh pekerja sedangkan faktor shift kerja tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Kemudian untuk interaksi masa kerja dan tingkat penididikan memberikan pengaruh terhadap hasil produksi dan untuk interaksi masa kerja, tingkat pendidikan dan shift kerja tidak memberikan pengaruh secara

Dalam era industrialisasi yang semakin kompetitif sekarang ini, setiap pelaku bisnis yang ingin memenangkan kompetisi dalam dunia industri akan memberikan perhatian serius pada kualitas produk dan meningkatkan produktivitas kerja. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka harus didukung dengan sistem manajemen yang tepat supaya perusahaan mampu memenuhi kebutuhan distributor dengan kualitas yang sesuai permintaan dan meningkatkan produktivitas yang optimal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan suatu metode yang tepat sehingga permasalahan perusahaan yang begitu kompleks bisa teratasi dengan baik. Rendahnya produktivitas sering kali dikaitkan dengan tingkat pendidikan, diasumsikan makin tinggi tingkat pendidikan sesorang, makin tinggi pula tingkat produktivitas yang mungkin dapat dicapainya, Pengertian produktivitas tenaga kerja adalah tingkat kemampuan tenaga kerja dalam menghasilkan produk. Cara yang lazim digunakan adalah dengan membagi nilai tambah dengan jumlah tenaga bekerja yang terlibat dalam produksi.

Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan dan dikembangkan secara terus-menerus. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja dalam mencapai hasil-hasil kerja yang telah ditetapkan perusahaan. Dalam mengelola sumber daya manusia, faktor-faktor yang berpengaruh terhadap diri manusia perlu diperhatikan agar dapat diharapkan adanya peningkatan hasil produksi yang tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi gerak dan aktivitas manusia diantaranya adalah faktor diri, disebut juga dengan faktor manusia yang meliputi faktor masa kerja, faktor tingkat pendidikan, faktor shift kerja, pengalaman kerja, jenis kelamin, motivasi, latar belakang budaya dan lain-lain. Manusia mempunyai karakter dan kemampuan yang dapat memberi pengaruh yang besar atas keberhasilan sistem kerja dalam mencapai tujuan perusahaan guna meningkatkan kualitas dan kualitas kerja yang ada pada perusahaan. Dengan adanya peningkatan sumber daya manusia yang baik maka pekerja akan lebih sepenuhnya dalam melaksanakan tugas-tugas yang ada.
Perusahaan TYFOUNTEX merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang industri tekstil dan garment yang berproduksi mulai dari pemintalan, pertenunan, sampai dengan pembuatan pakaian jadi. Dalam proses pembuatan suatu produk, perusahaan sering melakukan penambahan jam kerja. Hal ini dilakukan jika para pekerja harus menyelesaikan suatu order besar dalam waktu yang relatif singkat sehingga pekerja mengalami kesulitan dalam penyelesaian target pembuatan order. Sejauh ini perusahaan belum mengetahui apakah terdapat faktor-faktor dalam diri pekerja yang berhubungan dengan keterampilan kerjanya sehingga berpengaruh terhadap kecepatan produksi. Oleh karena itu faktor-faktor sistem kerja baik dalam diri pekerja maupun keterampilan dalam pembuatan suatu produk yang dapat mempengaruhi hasil kerja harus diperhatikan. Sehingga dalam penelitian ini akan dipergunakan faktor yang diteliti meliputi faktor masa kerja, tingkat pendidikan dan faktor shift kerja dengan variabel respon adalah jumlah kecacatan pr0duk pakaian wanita. Analisis yang digunakan adalah desain eksperimen faktorial 3x3x2 dimana terdapat 3 taraf faktor masa kerja, 3 taraf faktor tingkat pendidikan dan 2 taraf faktor shift kerja

Kategori:Skripsi Industri
%d blogger menyukai ini: