Beranda > Skripsi Industri > ANALISIS PRODUKTIVITAS MESIN PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN ANGKA INDEKS MODEL MARVIN E. MUNDEL

ANALISIS PRODUKTIVITAS MESIN PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN ANGKA INDEKS MODEL MARVIN E. MUNDEL

Januari 10, 2010

PT. Sukuntex merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri penenunan kain mori. Dalam proses produksinya PT. Sukuntex menggunakan mesin semi otomatis, sehingga hasil dari operasi produksi dapat dilihat hasilnya secara langsung. Dalam hal ini penyusun membatasi penelitiannya hanya pada mesin produksi yang digunakan dalam memproduksi kain yang awal prosesnya dari benang sampai menjadi produk jadi yaitu kain mori.
Untuk mengetahui apakah mesin produksi kain mori pada PT. Sukuntex dalam operasi produksinya mengalami peningkatan atau penurunan, maka perlu dilakukan pengukuran produktivitas dengan menggunakan pendekatan angka indeks model Marvin E. Mundel.
Data-data yang diperlukan untuk analisis produktivitas ini diambil dari tahun 2001 sampai dengan tahun 2002 yang antara lain berupa: tenaga kerja langsung, energi, peralatan dan perawatan, kuantitas produksi. Data-data ini dianalisis dengan menggunakan indeks model Marvin E. Mundel. Dari hasil analisis didapatkan tingkat indeks produktivitas di bulan September, Oktober, November, dan Desember tahun 2002 lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat indeks produktivitas tahun 2001. Peningkatan indeks produktivitas paling tinggi di bulan September 2002 dengan angka indeks mencapai 1,1064. Sedangkan penurunan indeks produktivitas terendah di bulan Februari 2002 dengan angka indeksnya hanya sebesar 0,8143.
Dengan kondisi indeks produktivitas yang tidak stabil dan cenderung banyak mengalami penurunan, maka diperlukan peningkatan output serta seefisien mungkin dalam penggunaan input untuk produksi

Pada era globalisasi saat ini kemajuan sektor ekonomi meningkat dengan pesat, industri berkembang di segala bidang baik industri barang maupun jasa. Sehingga mengakibatkan persaingan antara industri sejenis tidak dapat dihindari. Dan untuk memenangkan persaingan tersebut salah satu upaya yaitu dengan merebut pangsa pasar. Untuk merebut pangsa pasar perlu kemampuan dalam penekanan harga produk dengan mempertahankan kualitas yang ada dan salah satu upaya yang harus dilakukan oleh perusahaan adalah dengan melakukan pengukuran produktivitas pada tingkatan proses produksi.
Inti kegiatan dalam dunia industri adalah proses produksi, yang harus dipandang sebagai perbaikan yang terus menerus (continous improvement), dengan tujuan memaksimalkan sumber daya yang dimiliki perusahaan agar diperoleh hasil yang optimum. Untuk mendukung kegiatan tersebut, bagian produksi dituntut untuk dapat meningkatkan efisiensi dan kulitas produk, agar diperoleh produk yang diinginkan dengan biaya serendah mungkin. Salah satu usaha untuk memperoleh produk yang berkualitas dengan biaya serendah mungkin adalah dengan menghilangkan pemborosan (waste) yang terjadi.
Salah satu indikator penilian sehat dan tidaknya suatu perusahaan adalah produktivitas di mana perlu dilakukan dalam menilai efisiensi konversi sumber daya menjadi barang atau jasa, agar timbulnya masalah
produktivitas dapat dihilangkan. Masalah produktivitas dapat didefinisikan sebagai deviasi atau penyimpangan yang terjadi antara produtivitas aktual (hasil aktual) dan sasaran produktivitas yang direncanakan atau diharapkan.
Berdasarkan pada keilmuan Teknik Industri maka dicoba untuk menerapkan analisis produktivitas dengan menggunakan pendekatan angka indeks model Marvin E. Mundel sebagai alat untuk menganalisis keberhasilan PT. SUKUNTEX, Kudus.

Kategori:Skripsi Industri
%d blogger menyukai ini: