Beranda > Skripsi Industri > PENENTUAN KEBUTUHAN KALORI BURUH ANGKUT DENGAN ANALISA DENYUT JANTUNG PADA PR. GEDUNG BIRU, MALANG

PENENTUAN KEBUTUHAN KALORI BURUH ANGKUT DENGAN ANALISA DENYUT JANTUNG PADA PR. GEDUNG BIRU, MALANG

Januari 10, 2010

Dengan semakin pesatnya perkembangan pasar global, maka secara otomatis baik cepat ataupun lambat, tingkat kesehatan karyawan dan kenyamanan akan menjadi suatu standart yang akan mencerminkan keseriusan suatu perusahaan dalam memperhatikan kesejahteraan karyawannya. Selain itu dilihat dari sisi Ergonomi, suatu pekerjaan yang diberikan oleh karyawan harus sesuai dengan kemampuan karyawan itu sendiri. Lebih tepatnya energi yang dikeluarkan harus seimbang dengan energi yang dimiliki. Dimana energi yang dibutuhkan manusia untuk bekerja berasal dari hasil pembakaran zat-zat makanan yang lebih dikenal dengan sebutan Kalori.

Kebutuhan kalori pada buruh angkut PR. Gedung Biru masih belum terpenuhi dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian yang menunjukkan kekurangan kalori sebesar 6,5 %. Agar dapat memenuhi kebutuhan kalori buruh angkut, maka perusahaan harus menyesuaikan menu makanan buruh angkut. Sehingga kalori yang dihasilkan dari pembakaran zat-zat makanan dapat memenuhi kebutuhan buruh angkut tersebut.

PR. Gedung Biru bergerak dibidang produksi rokok. Dengan persaingan yang cukup ketat sekarang ini, setiap pelaku bisnis ingin memenangkan kompetisi dalam dunia bisnis. Salah satunya dengan cara memberikan perhatian penuh terhadap produk yang mereka hasilkan. Dan tentu saja hal itu tidak terlepas dari kualitas karyawan yang dimiliki perusahaan tersebut.
Saat ini masih banyak perusahaan yang mengabaikan pentingnya kesehatan dan kenyamanan kerja karyawan disamping sarana dan fasilitas yang mereka sediakan. Ternyata dengan memberi jaminan kesehatan dan keselamatan kerja saja belum mencukupi. Karena disisi lain karyawan masih mempunyai resiko terserang penyakit atau terganggu kesehatannya di masa pensiun mereka.
Dalam hal ini peneliti mengamati mengenai masalah jumlah kalori yang dibutuhkan karyawan dalam melaksanakan tugasnya. Terutama bagi karyawan buruh angkut, yang kebanyakan menggunakankan otot mereka dalam bekerja. Dilihat dari jenis pekerjaannya, sudah pasti mereka membutuhkan kalori yang cukup banyak. Dengan tanpa disadari bahwa karena ketidak seimbangan antara konsumsi dan kebutuhan enersi dapat mengakibatkan penurunan produktivitas pekerja, selain juga penurunan berat badan dan kerusakan jaringan tubuh. Energi yang dikonsumsikan pada saat seseorang bekerja merupakan suatu faktor yang kurang diperhatikan, karena dianggap kurang penting bila dikaitkan dengan performansi yang ditunjukkannya. Padahal penggunaan energi dalam jumlah besar dalam waktu yang lama dapat menimbulkan kelelahan fisik. Akan tetapi akan lebih berbahaya apabila kelelahan menimpa pada mental manusia, karena hal ini akan memberikan kontribusi pada kesalahan-kesalahan kerja yang serius.
Berkaitan dengan hal tersebut diatas, maka perlu dilakukan suatu analisa guna menentukan kalori yang dibutuhkan untuk melakukan suatu pekerjaan. Media yang digunakan dalam pengukuran kalori ini adalah detak jantung dari buruh angkut tersebut.

Kategori:Skripsi Industri
%d blogger menyukai ini: