Beranda > Skripsi Industri > PENENTUAN VOLUME PRODUKSI OPTIMAL KAIN BATIK RAYON DENGAN PENDEKATAN PROGRAM DINAMIS

PENENTUAN VOLUME PRODUKSI OPTIMAL KAIN BATIK RAYON DENGAN PENDEKATAN PROGRAM DINAMIS

Januari 10, 2010

PT. Daya Manunggal salatiga adalah perusahaan yang bergerak dibidang industri tekstile dengan wilayah pemasaran di dalam dan luar negri. Dalam hal ini produk yang dijadikan penelitian adalah produk kain batik rayon. Hal ini di karenakan selama ini perusahaan dalam merencanakan kegiatan produksinya hanya berdasarkan pada besarnya fluktuasi permintaan atau hasil penjualan periode-periode sebelumnya. Perencanaan ini tanpa melibatkan faktor-faktor lain seperti biaya produksi, biaya simpan, kapasitas gudang, kapasitas produksi dan lain-lain. Perencanaan kegiatan produksi jika tanpa melibatkan faktor-faktor tersebut akan menyebabkan kerugian bagi pihak perushaan. Program dinamis adalah suatu kumpulan tehnik-tehnik programasi matematis yang diguanakan untuk pengambilan keputusan yang terdiri dari banyak tahap (multi stage). Prgramasi dinamis memberikan prosedur yang sistematis untuk penentuan kombinasi pengambilan keputusan yang memaksimumkan keseluruhan efektifitas. Dalam perencanaan produksi dengan program dinamis ini faktor permintaan, faktor biaya produksi, faktor kapasitas produksi, dan faktor kapasitas gudang ikut diperhitungkan, karena faktor- faktor ini merupakan input programa dinamis.dari hasil perhitungan didapat bahwa metode permalan yang dipilih untuk meramalkan penjualan produk pada periode yang akan datang berdasarkan MSD yang terkecil adalah Winter’s Model dengan nilai MSD 1.1444E9, kapasitas dari perusahaan sebesar 960.096 meter per bulan. Besarnya biaya produki variabel Rp. 3.123,458 per meter, kapasitas gudang 2.743.200 meter. Dari hasil pengolahan data terlihat bahwa sebelum menggunakan Program Dinamis biaya produksi sebesar Rpxxx dengan produksi 5.717.550. Sedangkan dengan Program Dinamis biaya produki sebesar xxx dengan produksi 5.731.707,2.
Dari hasil perencanaan dengan menggunakan metode programa dinamis ini akan dapat menghasilkan penghematan biaya produksi kain batik rayon dibandingkan dengan kebijakan perusahaan. Sedangkan Besarnya penghematan biaya produksi yang diperoleh dengan menggunakan metode Program Dinamis adalah Rp. xxx

Perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang industri atau manufaktur banyak bermunculan. Dalam perkembangannya perusahaan tersebut menghadapi persaingan bisnis yang ketat. Kekhawatiran perusahaan akan terjadinya permintaan yang cenderung berubah-ubah akan berdampak pada penentuan jumlah produk yang dihasilkan. Industri-industri yang diharapkan mampu memahami dan mendalami struktur industri, untuk terus meningkatkan efisiensi serta kemampuan untuk menghasilkan produk yang bermutu guna memenuhi kebutuhan pasar dan konsumen. Sebuah perusahaan pasti menginginkan adanya peningkatan keuntungan yang signifikan dengan aktifitas produksi yang dilakukan. Deengan memanfaatkan fasilitas semaksimal mungkin, perusahaan diharapkan dapat menghasilkan produksi yang optimal. Semua itu perlu didukung dengan strategi dan taktik khusus, untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Penentuan jumlah produksi yang direncanakan dengan tepat akan membantu keberhasilan perencanaan produksi yang dibuat. Hal ini akan mempengaruhi kelancaran proses produksi. Usaha untuk menekan atau meminimalkan biaya dalam pelaksanaan produksi harus diperhatikan beberapa faktor yang terlibat, yaitu kapasitas produksi, kapasitas gudang dan permintaan produk, untuk menetapkan kebijaksanaan dalam penentuan jumlah produk.
Proses produksi PT. Daya Manunggal merupakan gabungan dari proses kontinyu dan proses intermitten, perusahaan ini memproduksi kain batik dalam jumlah yang besar dan ukuran yang standar dengan tujuan 85 % ekspor dan juga menerima pesanan lokal dari konsumen yang membutuhkan kain batik dengan ukuran-ukuran tertentu. Perkiraan permintaan disusun per 1 bulan, yang disusun sebagai rencana kerja tahunan Hal ini memberikan gambaran tentang beberapa banyak produksi yang harus dibuat pada bulan berikutnya dan memberikan total biaya produksi. Sehingga dapat dikatakan bahwa perencanaan produksi yang dilakukan hanya mempertimbangkan kapasitas permintaan yang cenderung tetap, padahal permintaan pasar cenderung berubah-ubah. Akibatnya penumpukan barang tidak dapat dihindari sehingga akan menambah biaya simpan. Perusahaan seringkali kehilangan keuntungan (lost sale) dari permintaan yang tidak dapat dipenuhi. Berikut adalah data mengenai penjualan kain Batik Rayon pada masa lalu :

Melihat pentingnya perencanaan produksi bagi perusahaan, maka penelitian ini difokuskan pada penentuan jumlah produksi dengan mempertimbangkan kapasitas permintaan yang cenderung berubah-ubah dan kapasitas gudang. Dengan adanya perencanaan ini diharapkan mampu memanfaatkan sumberdaya yang ada secara optimal. Adapun metode yang digunakan adalah dengan menggunakan metode program dinamis.
Programa Dinamis adalah suatu kumpulan teknik – teknik programasi matematis yang digunakan untuk pengambilan keputusan yang terdiri dari banyak tahap (multi tahap). Programasi dinamis memberikan prosedur yang sistematis untuk penentuan kombinasi pengambilan keputusan yang memaksimumkan keseluruhan efektifitas. Dalam perencanaan produksi dengan program dinamis ini faktor permintaan, faktor biaya produksi, faktor kapasitas produksi dan faktor kapasitas gudang ikut diperhitungkan, karena faktor – faktor ini merupakan input dari programa dinamis.
Dengan menggunakan data-data diatas, maka dalam penelitian ini akan dihitung berapa sebenarnya kapasitas produksi dari perusahaan, serta berapa banyak produk yang direncanakan. Serta untuk mengetahui berapa besar biaya produksi yang harus dikeluarkan oleh perusahaan dengan diterapkannya metode Program Dinamis.
Dengan diterapkannya perencanaan produksi di PT. Daya Manunggal Salatiga, diharapkan perusahaan mampu memanfaatkan bahan yang ada, sehingga permintaan produksi dapat dipenuhi, persediaan produk dapat dikendalikan serta mampu meminimalkan biaya produksi dan biaya simpan. Perencanaan yang dilakukan dengan tepat akan memberikan dampak positif yaitu meminimalkan ongkos atau rendahnya biaya operasional.

Iklan
Kategori:Skripsi Industri
%d blogger menyukai ini: