Beranda > Skripsi Industri > PENERAPAN SISTEM PRODUKSI JUST IN TIME GUNA MENYUSUN PENJADWALAN PRODUKSI DENGAN PENDEKATAN SIMULASI DI PT. BORNEO MELINTANG B

PENERAPAN SISTEM PRODUKSI JUST IN TIME GUNA MENYUSUN PENJADWALAN PRODUKSI DENGAN PENDEKATAN SIMULASI DI PT. BORNEO MELINTANG B

Januari 10, 2010

Sistem produksi pada PT. BMB Export masih dijalankan menggunakan push system, layout antar departemennya kurang sesuai dengan urutan proses sehingga menyebabkan urutan proses yang tidak efisien dan waktu material handling semakin besar. Urutan penjadwalan pengerjaan part yang tidak tepat menyebabkan terjadinya waktu tunggu dan waktu antri tidak terkontrol, sehingga lead time produksi menjadi semakin besar. Permintaan produk yang tidak sebanding dengan kapasitas produksi menyebabkan perusahaan sering melakukan vendor atau joint dengan perusahaan lain untuk mengerjakan job order. Salah satu strategi yang tepat untuk diterapkan adalah sistem produksi Just In Time, dimana sistem produksi Just In Time mampu meminimalkan lead time produksi.

Dewasa ini perkembangan industri sangat pesat, dalam dunia industri para pelaku bisnis diwajibkan untuk memberikan perhatian yang penuh atas produknya. Pada saat ini konsumen sangat selektif dalam memilih produk yang dibutuhkan, ditinjau dari segi manfaat dan biaya. Produk berkualitas dengan harga murah dan ketepatan waktu sesuai dengan waktu permintaan mutlak harus dipenuhi ketika perusahaan menginginkan untuk tetap survive dalam persaingan pasar.
Sebuah sistem produksi harus didukung oleh strategi produksi yang tepat agar kinerja perusahaan berjalan optimal dan efisien. Salah satu sistem produksi yang mendukung untuk tercapainya adalah sistem produksi yang menganut filosofi Just In Time. Sistem Just In Time menerapkan filosofi bahwa semua bentuk waste atau pemborosan harus dieliminasi. Jenis waste dalam sistem produksi berupa over production, over inventory, transportasi, proses yang tidak efisien, menunggu proses pengerjaan, material handling, defect dan lain sebagainya yang tidak memberikan nilai tambah pada produk Agar sistem Just In Time dapat diterapkan secara optimal dibutuhkan sebuah tools, salah satu tools yang dapat digunakan yaitu kanban yang berfungsi sebagai monitoring proses produksi berikut resource yang dibutuhkan. Kanban adalah kartu yang hampir sama dengan label yang berisi gambar mengenai nomor, jumlah, asal dan tujuan komponen selanjutnya.
PT. Borneo Melintang Buana Export atau sering disebut PT. BMB Export merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan furniture dengan hasil produknya berupa almari, meja, kursi dan bad, namun unit produksi PT. BMB Export Catur Harjo Sleman Yogyakarta adalah pembuatan meja dengan beberapa jenis. Rata-rata penjualan dari hasil produk tersebut di export ke Negara Belanda.
Sistem produksi pada PT. BMB Export masih dijalankan menggunakan push system yaitu setiap departemen melakukan proses produksinya tanpa harus menunggu permintaan dari departemen yang akan melakukan proses berikutnya. Terlihat bahwa layout antar departemennya kurang sesuai dengan urutan proses sehingga menyebabkan urutan proses yang tidak efisien dan waktu material handling semakin besar. Urutan penjadwalan pengerjaan part yang tidak tepat menyebabkan terjadinya waktu tunggu dan waktu antri tidak terkontrol, sehingga lead time produksi menjadi semakin besar. Permintaan produk yang tidak sebanding dengan kapasitas produksi menyebabkan perusahaan sering melakukan vendor atau joint dengan perusahaan lain untuk mengerjakan job order. Kondisi di atas menunjukkan bahwa sistem produksi pada PT. BMB Export belum optimal, maka dibutuhkan sebuah strategi untuk dapat meminimalkan Lead time produksi agar kapasitas produksi semakin meningkat dan dapat menekan biaya produksi.
Salah satu strategi yang tepat untuk diterapkan adalah sistem produksi Just In Time, dimana sistem produksi Just In Time mampu meminimalkan lead time produksi. Perubahan sistem produksi berhubungan dengan beberapa faktor antaralain human resource, layout, serta suber daya yang ada sehingga diperlukan adanya penataan ulang, penambahan dan pengurangan peralatan yang berpengaruh dalam aliran proses produksi. Sehubungan dengan keterbatasan untuk merubah sistem produksi karena dibutuhkan investasi yang besar dan tidak mudah, oleh karena itu penulis mencoba melakukannya dengan bantuan kajian simulasi menggunakan bantuan aplikasi software Promodel 2001. Diharapkan dari simulasi tersebut diperoleh hasil mengenai efisiensi lead time pada sistem produksi Just In Time dan selanjutnya dapat dilakukan perencanaan penjadwalan proses produksi. Berdasarkan uraian di atas, maka penulis mengambil judul ”Penerapan Sistem Produksi Just In Time Guna Menyusun Penjadwalan Produksi Dengan Pendekatan Simulasi di PT. Borneo Melintang Buana Export Sleman Yogyakarta”.

Kategori:Skripsi Industri
%d blogger menyukai ini: