Beranda > Skripsi Industri > Pengembangan Interface Sistem Informasi Akademik Fakultas Teknik Universitas Diponegoro menggunakan metode TCSD

Pengembangan Interface Sistem Informasi Akademik Fakultas Teknik Universitas Diponegoro menggunakan metode TCSD

Januari 10, 2010

Sistem Informasi Akademik (SIA) merupakan sebuah aplikasi yang mengintegrasikan seluruh proses inti sebuah bisnis pendidikan ke dalam sebuah sistem informasi yang didukung oleh teknologi terkini. SIA Fakultas Teknik Universitas Diponegoro beroperasi selama lebih dari 3 tahun, namun minim sekali mahasiswa memanfaatkan fasilitas tersebut. Mahasiswa hanya menggunakan layanan SIA pada awal semester (untuk pengisian KRS) dan akhir semester (untuk melihat KHS) hal tersebut dikarena interface SIA yang kurang menarik dan content serta informasi yang disajikan kurang lengkap untuk memenuhi kebutuhan user (mahasiswa).
Task Centered System Design (TCSD) merupakan metode dalam Human Computer Interaction (HCI) yang digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan user dan kebutuhan task. Metode TCSD meliputi 4 tahap, yaitu identification, requirement, design as scenario, dan walkthrough evaluate. Hasil identifikasi digunakan sebagai dasar perbaikan interface SIA yang didukung dengan observasi serta wawancara langsung pada user. Pengembangan interface SIA berfokus pada penambahan content serta tampilan informasi yang disajikan. Usulan perbaikan disusun menjadi 3 alternatif desain secara simulasi, dimana alternatif tersebut dikembalikan pada user sehingga diperoleh satu alternatif desain yang sesuai dengan kebutuhan user
Setelah teridentifikasi ternyata user membutuhkan content e-learning, kalender akademik, agenda acara, pengumuman, dan profil karyawan yang akan digunakan sebagai dasar penyusunan 3 desain alternatif. Secara keseluruhan user memilih alternatif 3 sebagai desain yang disukai, karena pada alternatif tersebut memiliki kelengkapan content serta informasi yang ditampilkan.

Ditengah maraknya perkembangan Teknologi Informasi (TI) saat ini, pengembangan teknologi untuk edukasi pun terus dikembangkan. Saat ini teknologi informasi tidak hanya dipandang sebagai sebuah bidang pendidikan saja, namun lebih dari itu teknologi informasi mulai dikembangkan agar dapat membantu pengembangan dunia pendidikan itu sendiri. Hal itu dikarenakan semakin berkembangnya teknologi informasi dalam mendukung kemajuan pertukaran informasi yang semakin dominan di dunia saat ini. Tanpa terkecuali di Indonesia, teknologi informasi diharapkan tidak hanya sekedar mendukung pengembangan pendidikan saja, namun lebih dari itu teknologi informasi diharapkan dapat memberikan pemecahan pada permasalahan pendidikan ditanah air (BeritaNET.com, 2008).
Semakin meningkatnya tuntutan masyarakat pada lembaga-lembaga pendidikan untuk dapat memberikan mutu yang prima disegala aspek menyebabkan penerapan sebuah sistem informasi yang didukung teknologi informasi yang sesuai adalah mutlak dilakukan. Dengan penerapan sistem informasi diharapkan sebuah lembaga pendidikan dalam segala kegiatannya dapat menciptakan pelayanan kepada masyarakat, pemerintah, dunia industri, dan intern mereka dengan lebih cepat, lebih baik, dan tentunya lebih murah.
Sistem Informasi Akademik (SIA) merupakan sebuah aplikasi yang mengintegrasikan seluruh proses inti sebuah bisnis pendidikan ke dalam sebuah sistem informasi yang didukung oleh teknologi terkini. Dengan penerapan SIA akan mempengaruhi mutu layanan secara keseluruhan, yaitu layanan yang berhubungan dengan pihak-pihak di luar lembaga pendidikan (Front Office) dan satu lagi tentunya layanan yang berhubungan dengan intern lembaga pendidikan itu sendiri (Back Office).
Aplikasi Sistem Informasi Akademik (SIA) merupakan tools dalam melakukan pengelolaan administrasi pendidikan dan data akademik pada fakultas/program studi yang dibangun dengan menggunakan teknologi web (www.gamatechno.com, 2008). Diharapkan aplikasi ini dapat diakses kapan saja, di mana saja, implementasinya relatif murah dan tentunya mudah digunakan.
Fakultas Teknik Universitas Diponegoro sudah sejak tahun 2005 menggunakan Sistem Informasi Akademik (SIA) berbasis web. Sistem tersebut digunakan oleh seluruh akademisi Fakultas Teknik baik mahasiswa maupun dosen. SIA merupakan layanan pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa untuk mempermudah pengurusan akademik.
Pada penelitian pendahuluan dapat diperoleh informasi bahwa dari 73 pengguna (mahasiswa) terdapat 85% pengguna (mahasiswa) yang hanya menggunakan layanan SIA kurang dari 5 kali dalam 1 bulan, 8% responden antara 5 – 10 kali, dan 7% responden yang menggunakan layanan SIA lebih dari 10 kali dalam sebulan, dapat dilihat pada gambar 1.1.

Kenyataan tersebut memang sangat terasa dilingkungan Fakultas Teknik, mahasiswa lebih sering membuka website lain yang lebih memberikan banyak informasi. Sejak awal penggunaan hingga sekarang memang tidak sedikit yang mengeluh akan tampilan SIA yang belum memuaskan dan cukup membosankan didukung lagi dengan fungsinya yang belum maksimal, disebabkan kurangnya informasi seputar akademik dan kegiatan Fakultas yang tersedia pada layanan SIA, sehingga membuat mahasiswa jarang membuka atau memanfaatkan SIA untuk kepentingan memperoleh informasi akademik dari pihak Jurusan, Fakultas, ataupun Universitas.
Dalam kaitannya dengan Human-Computer Interaction (HCI) display dapat disajikan dalam bentuk interface. Interface merupakan bagian dari perangkat lunak yang dapat dilihat, didengar, disentuh, diberi suara, ataupun bagian yang dapat dimengerti ataupun diarahkan. Proses desain interface harus memperhatikan beberapa hal antara lain bahwa desain harus memenuhi kaidah estetika, harus dapat dimengerti, kompabilitas, komprehensif, konsistensi dan efisien. Interface pengguna penting dalam HCI, yang merupakan bagian dari sistem yang akan dikendalikan oleh pengguna, untuk mencapai dan melaksanakan fungsi-fungsi suatu sistem yang secara tidak langsung menunjukkan pada pengguna tentang fungsi sistem. Interface website SIA yang lebih baik tentu membuat pengguna akan lebih memanfaatkan website SIA untuk mencari informasi mengenai akademik.

Kategori:Skripsi Industri
%d blogger menyukai ini: