Beranda > Skripsi Industri > Pengukuran kepuasan konsumen dan perencanaan strategi pemasaran Goro Assalaam berdasarkan persepsi konsumen

Pengukuran kepuasan konsumen dan perencanaan strategi pemasaran Goro Assalaam berdasarkan persepsi konsumen

Januari 10, 2010

Tumbuhnya pusat perbelanjaan di suatu kota merupakan cerminan dari positifnya investasi di daerah tersebut. Keberadaan pusat perbelanjaan Goro Assalaam di kota Surakarta merupakan pendatang baru, dibandingkan dengan pusat perbelanjaan sejenis seperti Alfa, Matahari Group, Luwes (Sami Luwes) Group dan Asia Baru. Goro Assalaam merupakan pusat perbelanjaan yang aktifitasnya pada usaha perkulakan dan eceran dengan metode pelayanan terhadap kepuasan konsumen menggunakan pendekatan konsep diri yang meliputi nyaman, lengkap, murah dan puas.
Kepuasan konsumen Goro Assalaam menurut konsep diri diukur berdasarkan kepuasan konsumen terhadap faktor internal (karakteristik konsumen) dan eksternal konsumen yang meliputi kondisi persaingan pasar dan faktor-faktor dalam bauran pemasaran yang dirasakan konsumen saat berbelanja. Dengan mengetahui faktor-faktor kepuasan konsumen dan tingkat kepuasannya saat ini, maka Goro Assalaam dapat menentukan strategi pemasaran yang tepat.
Penelitian di Goro Assalaam merupakan penelitian kualitatif yang meliputi dua tahap yaitu tahap pertama menggunakan kuesioner semi terbuka untuk memperoleh masukan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen dan pesaing Goro Assalaam sedangkan tahap kedua menggunakan kuesioner tertutup untuk mengukur tingkat kepuasan konsumen dan persepsi konsumen tentang posisi Goro Assalaam.
Metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis faktor yang digunakan untuk mengekstrak faktor-faktor yang dijadikan pertimbangan dalam berbelanja di Goro Assalaam, analisis cluster untuk mengetahui kelompok-kelompok konsumen berdasarkan kesamaan persepsi mereka, dan untuk mengetahui korelasi antara kelompok-kelompok konsumen dengan tingkat kepuasannya digunakan metode analisis asosiasi. Selanjutnya, metode analisis skala multi dimensional dan analisis korespondensi digunakan untuk mengetahui posisi Goro Assalaam diantara pusat-pusat perbelanjaan lainnya.
Dari hasil penelitian diperoleh bahwa Goro Assalaam mempunyai kelebihan pada variabel produk, fasilitas dan pelayanan, sedangkan variabel lokasi, pekerja, dan promosi masih dinilai kurang oleh konsumennya. Oleh karena itu sebaiknya Goro Assalaam tetap mempertahankan produk yang lengkap, fasilitas pedukung yang memadai dan pelayanan yang prima serta meningkatkan variabel lokasi, pekerja, promosi dan harga.

Bertambahnya fluktuasi permintaan dan penawaran barang menyebabkan pelaku bisnis harus selalu memantau, memahami dan memberikan apa yang diharapkan oleh konsumen. Preferensi, perilaku dan kepuasan konsumen serta proses pengambilan keputusan menjadi fokus perhatian perusahaan yang ingin tetap bertahan dan unggul dalam persaingan. Goro Assalaam merupakan salah satu pendatang baru di dunia pusat perbelanjaan di kota Surakarta dan sekitarnya. Berdirinya Goro Assalaam, menambah tingkat persaingan antar pusat perbelanjaan yang telah ada seperti Alfa, Matahari Group, Luwes (Sami Luwes) Group dan Asia Baru.
Goro Assalaam memiliki visi dan misi serta konsep diri yang dipergunakan sebagai motivasi untuk berkembang. Konsep diri yang dikembangkan adalah konsep nyaman, lengkap, murah dan puas. Konsep diri yang ditawarkan kepada konsumen merupakan perwujudan dari harapan Goro Assalaam dalam melayani, sehingga tercapai kepuasan bagi konsumen Goro Assalaam. Kepuasan konsumen Goro Assalaam dapat membawa peningkatan jumlah pelanggan. Jika konsumen merasa puas dengan nilai yang diberikan oleh Goro Assalaam, maka besar kemungkinannya untuk menjadi pelanggan dalam waktu yang lama. Kepuasan konsumen dipengaruhi oleh banyak faktor. Kepuasan konsumen Goro Assalaam diukur dari keterkaitan antara kepuasan konsumen dengan faktor internal dan eksternal konsumen. Faktor eksternal meliputi kondisi persaingan pasar dan faktor-faktor dalam bauran pemasaran yang dirasakan konsumen saat berbelanja, sedangkan faktor internalnya adalah karakteristik konsumen. Dengan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen, maka Goro Assalaam dapat menentukan strategi pemasaran yang tepat.
Dalam membuat strategi yang tepat, Goro Assalaam harus mengetahui dengan baik siapa yang menjadi konsumen dan mengetahui alasan konsumen memilih Goro Assalaam. Keberhasilan perusahaan dalam persaingan pasar tidak hanya ditentukan oleh penerapan konsep bauran pemasaran yang sempurna, tetapi juga ditentukan oleh ketepatan dalam menentukan pasar sasaran yang akan dituju. Penetapan pasar sasaran yang tepat dilakukan setelah proses segmentasi. Segmentasi pasar didasarkan pada pemahaman bahwa konsumen berbeda dalam hal pembelian, sehingga keinginan Goro Assalaam untuk memenuhi kebutuhan semua konsumen sering tidak tercapai karena beragamnya karakteristik produk yang diinginkan. Untuk itu, dari segmen-segmen yang dihasilkan, Goro Assalaam dapat menentukan satu atau beberapa segmen yang akan dijadikan pasar sasaran. Pasar sasaran yang telah dipilih akan memudahkan Goro Assalaam untuk memposisikan diri sehingga konsep dirinya sesuai dengan karakteristik kebutuhan konsumen. Oleh karena itu, dibutuhkan riset untuk mengetahui perilaku dan standar kepuasan konsumennya agar diperoleh informasi masukan dalam menetapkan strategi pemasaran yang tepat.

Dua penelitian tentang perilaku konsumen telah dilakukan sebelumnya di Goro Assalaam. Penelitian pertama oleh jasa riset Quality Assurance pada tahun 2002 merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui profil demografis dan perilaku berbelanja konsumen Goro Assalaam. Penelitian kedua oleh Sumringah Susanti (2003) bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik konsumen dengan persepsi konsumen terhadap karakteristik Goro Assalaam dengan menggunakan dua metode yang berbeda, yaitu Korelasi Kanonikal (Canonical Correlation) dan Chi-Square. Meskipun demikian, kedua penelitian di atas tidak mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen yang berbelanja di Goro Assalaam dan tidak menggambarkan posisi Goro Assalaam di antara pusat-pusat perbelanjaan lainnya serta tidak memberikan masukan strategi pemasaran bagi pengembangan Goro Assalaam. Penelitian ini akan mengukur persepsi konsumen terhadap faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap kepuasan konsumen, menggambarkan segmen/kelompok konsumen dan posisi Goro Assalaam di antara pusat-pusat perbelanjaan lainnya menurut konsep diri yang dimiliki oleh Goro Assalaam serta memberikan masukan strategi pemasaran bagi pengembangan Goro Assalaam.

Kategori:Skripsi Industri
%d blogger menyukai ini: