Beranda > Skripsi Industri > PERANCANGAN TATA LETAK ANTAR RUANGAN PADA PROSES PRODUKSI DODOL DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA AUTOMATED LAYOUT DESIGN PROGRAM

PERANCANGAN TATA LETAK ANTAR RUANGAN PADA PROSES PRODUKSI DODOL DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA AUTOMATED LAYOUT DESIGN PROGRAM

Januari 10, 2010

Perkembangan industri yang semakin maju akan mendorong perusahaan untuk terus berusaha dalam meningkatkan proses produksi yang lebih efisien. Keadaan ini akan menimbulkan usaha-usaha yang di antaranya untuk mengefisienkan hambatan dalam aliran bahan (jarak antar proses yang terlalu jauh pada saat pembuatan salah satu bahkan beberapa pembentuk dodol).
Dalam merancang tata letak fasilitas ada 2 hal yang dapat dijadikan dasar, yaitu aliran material atau urutan kerja dan tingkat kedekatan antar kelompok kegiatan. Pada algoritma ALDEP (Automated Layout Design Program), tingkat kedekatan antar kelompok kegiatan menjadi pertimbangan utama dalam merancang tata letak yang baru.
Alternatif-alternatif tata letak dalam hal ini berbentuk AAD (Area Allocation Diagram). Algoritma tersebut menghendaki agar tingkat kedekatan antar kelompok kegiatan tersebut disajikan dalam bentuk huruf (Relationship Chart). Huruf-huruf itu apabila diurut dari tingkat kedekatan yang tertinggi sampai terendah adalah A, E, I, O, U dan X.
Dalam tugas sarjana ini, sebelum tingkat-tingkat kedekatan itu disajikan dalam bentuk huruf-huruf diatas, terlebih dahulu dilakukan penilaian terhadap pasangan-pasangan tersebut. Proses penilaian ini dibantu oleh beberapa responden yang menjadi wakil dari beberapa kelompok kegiatan. Penilaian ini menghasilkan bilangan-bilangan yang dijadikan dasar untuk menetapkan batas-batas antar tingkat hubungan dalam bentuk huruf diatas.
Dengan mempergunakan faktor-faktor yang menjadi karakteristik hubungan pasangan-pasangan aktifitas yang terjadi. Setiap faktor memiliki kondisi-kondisi yang dapat diamati oleh responden. Dengan memberikan nilai pada setiap kondisi tersebut, maka nilai suatu pasangan diperoleh dengan menjumlahkan nilai kondisi faktor-faktor yang berpengaruh.
ALDEP memberikan nilai pada rel chart sebagai berikut :
A = 64 E = 16 I = 4 O = 1 U = 0 X = -1024
ALDEP tidak memperhatikan nilai X atau hubungan tidak diharapkan. Dengan menggunakan dasar 2 aktifitas yang berdampingan, maka nilai tertinggi yang dicapai oleh alternatif tata letak yang dipilih adalah 944. Tata letak yang terpilih tersebut berbentuk AAD yang merupakan rancangan tata letak baru yang diusulkan kepada PT. Herlinah Cipta Pratama.

PT. Herlinah Cipta Pratama adalah sebuah industri yang memproduksi makanan yang khas dari sekian banyaknya makanan tradisional yang sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia. PT. Herlinah Cipta Pratama juga merupakan perusahaan swasta yang memproduksi dodol.
Pembuatan dodol ini terdiri dari bahan baku utama dan bahan penunjang. Bahan baku utama meliputi beras ketan, kelapa dan gula pasir sedangkan bahan penunjang meliputi lemak, margarine, tepung terigu, garam, minyak kelapa sawit, susu bubuk, vanili, coklat, wijen, dan durian.
PT. Herlinah Cipta Pratama adalah sebuah industri yang membuat produk akhir untuk disimpan dan kebutuhan konsumen diambil dari persediaan digudang yang dikenal dengan membuat untuk persediaan (make to stock). Dimana ciri-ciri membuat untuk persediaan (make to stock) adalah item standar (standard item), volume tinggi (high volume), terus menerus dibuat lalu disimpan, harga wajar, pengiriman dapat dilakukan segera, pelanggan (customer) tidak mau menunggu, perlu adanya persediaan pengaman (safety stock) untuk mengatasi fluktuasi. Sedangkan proses produksi yang digunakan perusahaan adalah dengan aliran terus-menerus (continous flow shop), dimana produk yang dibuat hanya satu macam produk yaitu dodol.
Adapun situasi yang ada di PT. Herlinah Cipta Pratama tepatnya pada bagian proses produksi dodol terutama pada penempatan tata letak setiap departemen adalah masih kurang efisien. Dimana masih adanya hambatan-hambatan dalam aliran bahan (jarak antar proses yang terlalu jauh pada saat pembuatan salah satu bahkan beberapa bahan pembentuk dodol). Sedangkan tata letak yang ada saat ini adalah tata letak berdasarkan fungsi atau macam proses (Functional / Process Layout).

Kategori:Skripsi Industri
%d blogger menyukai ini: