Beranda > Skripsi Industri > PERBAIKAN PROGARAM KESELAMATAN KERJA DALAM UPAYA MENCEGAH KECELAKAAN KERJA PADA PT. KUBOTA INDONESIA

PERBAIKAN PROGARAM KESELAMATAN KERJA DALAM UPAYA MENCEGAH KECELAKAAN KERJA PADA PT. KUBOTA INDONESIA

Januari 10, 2010

Di dalam suatu kegiatan proses produksi manusia memegang peranan penting selain faktor mesin dan bahan baku. Sebagaimana diketahui bahwa keselamatan kerja merupakan suatu spesialisasi tersendiri, karena pelaksanaannya dilandasi oleh peraturan per undang–undangan dan ilmu–ilmu tertentu, terutama ilmu teknik. Kecelakaan kerja akan berdampak negative bagi perusahaan itu sendiri, dari masalah pembiayaan pengobatan karyawan, perbaikan mesin yang rusak, kompensasi cacat apabila karyawan mengalami cacat tubuh, bahkan terhentinya proses produksi. Untuk mengantisipasi hal–hal diatas keselamatan dan kesehatan kerja karyawan harus benar–benar diperhatikan oleh pihak perusahaan, apabila dilaksanakan dengan baik akan membantu hubungan antara tenaga kerja dengan kelancaran dan peningkatan hasil produksi perusahaan. Perlindungan tenaga kerja meliputi aspek-aspek yang cukup luas, yaitu perlindungan keselamatan, kesehatan, pemeliharaaan serta perlakuan bermaksud agar tenaga kerja secara aman melakukan pekerjaaannya sehari-hari untuk meningkatkan produksi dan produktivitas nasional.

Di dalam suatu kegiatan proses produksi manusia memegang peranan yang sangatlah penting selain faktor mesin dan bahan baku. Sebagaimana diketahui bahwa keselamatan kerja merupakan suatu spesialisasi tersendiri, karena pelaksanaannya dilandasi oleh peraturan per undang–undangan dan ilmu–ilmu tertentu, terutama ilmu teknik
Perusahaan besar pada umumnya banyak mempekerjakan karyawan dari berbagai lapisan dasar pendidikan dan ketrampilan yang berbeda. Mengingat hal tersebut ,pihak perusahaan benar–benar memberikan latihan dan pendidikan dalam peningkatan ketrampilan kerja agar supaya dalam menjalankan tugasnya benar–benar mengerti cara mengoperasikan serta menjalankan mesin, hal ini khususnya pekerja yang mempunyai resiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi.
Untuk itu perlu dilakukan usaha–usaha guna melindungi para karyawan dalam menjalankan pekerjaannya, Hal ini sudah lama dirasakan oleh pemerintah yaitu adanya Undang–Undang kecelakaan ini diundangkan pada tahun 1947 Nomor 33 dan dinyatakan berlaku pada tahun 1951, yang disusul dengan peraturan pemerintah tentang berlakunya peraturan kecelakaan kerja tahun 1947 ( PP No. 2 tahun 1948) serta UU No.1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja, Merupakan bukti tentang disadarinya arti penting keselamatan kerja didalam perusahaan.
Kecelakaan kerja akan berdampak negative bagi perusahaan itu sendiri, dari masalah pembiayaan pengobatan karyawan, perbaikan mesin yang rusak, kompensasi cacat apabila karyawan mengalami cacat tubuh, bahkan terhentinya proses produksi. Untuk mengantisipasi hal–hal diatas keselamatan dan kesehatan kerja karyawan harus benar–benar diperhatikan oleh pihak perusahaan, apabila dilaksanakan dengan baik akan membantu hubungan antara tenaga kerja dengan kelancaran dan peningkatan hasil produksi perusahaan.
Perlindungan tenaga kerja meliputi aspek-aspek yang cukup luas, yaitu perlindungan keselamatan, kesehatan, pemeliharaaan serta perlakuan bermaksud agar tenaga kerja secara aman melakukan pekerjaaannya sehari-hari untuk meningkatkan produksi dan produktivitas nasional.
PT. KUBOTA INDONESIA dalam pengoperasiannya tidak lepas masalah yang dihadapi seperti jumlah kecelakaan kerja yang signifikan terjadi selama 5 tahun yaitu tahun 1999 – 2004 dengan jumlah total 15 kecelakaan kerja, jumlah total 6 hari kerja yang hilang dan jumlah total 194 jam kerja yang hilang. Beberapa keluhan terhadap karyawan tentang keselamatan kerja ini dapat dilihat pada lampiran. Dilihat hasil dari data tersebut maka tingkat keselamatan kerja manusia sebagai faktor produksi dan sebagai asset perusahaan sangat diperlukan agar produktivitas yang optimal bisa dicapai. Untuk menjamin keselamatan dan mencegah kecelakaan yang terjadi dalam perusahaan, pelaksanaan K3 juga merupakan sesuatu yang sangat penting dalam upaya mencegah dan meningkatkan produktivitas kerja karyawan.

Kategori:Skripsi Industri
%d blogger menyukai ini: