Beranda > Skripsi Industri > perencanaan produksi jangka pendek

perencanaan produksi jangka pendek

Januari 10, 2010

Dalam sudut pandang sistem industri modern, perancangan dan operasi dari sistem industri ini membutuhkan suatu pemodelan dan analisis untuk memilih alternatif perancangan yang optimal, dan kebijakan operasional. Petri net yang merupakan suatu perangkat analisis sistem berbentuk grafik dan matematis dapat digunakan untuk melaksanakan tujuan ini. Salah satu aplikasi petri net dalam sistem industri adalah untuk melakukan perencanaan produksi jangka pendek. Perencanaan jangka pendek yang dilakukan dengan menggunakan petri net ini bertujuan untuk menentukan alternatif proses produksi yang akan dipilih untuk menghasilkan produksi sejumlah produk, sehingga pada akhirnya akan dapat dilakukan penjadwalan penugasan mesin yang akan beroperasi untuk memproduksi barang tersebut. Perencanaan jangka pendek yang dilakukan ini mempertimbangkan batasan berupa jam kerja yang tersedia untuk suatu mesin, dan inventori serta backlogging yang mungkin terjadi pada periode perencanaan tersebut.

Penelitian tentang perencanaan jangka pendek ini dilakukan di PT. Cahaya Kawi Ultra Polyintraco, yang merupakan suatu perusahaan yang memproduksi springbed dengan 4 jenis produk. Dalam proses perencanaan jangka pendek ini, terlebih dahulu dilakukan peramalan untuk mendapatkan prediksi jumlah produk yang akan diproduksi pada suatu periode dan pengukuran waktu baku tiap operasi dalam proses produksi. Peramalan ini dilakukan dengan membandingkan nilai MAD dan MAPE dari 3 buah metode peramalan yang dipilih berdasarkan pola data masa lalu, yaitu metode Least Square dengan pola siklis, simple exponential smoothing, dan winter exponential smoothing. Berdasarkan perbandingan ini, maka metode peramalan yang terpilih adalah metode winter exponential smoothing, dengan hasil peramalan untuk masing-masing komponen (sandaran, matras, dan dipan) secara berturut-turut adalah 277, 358, 277 unit (periode Februari 2008).

bab pertama menguraikan mengenai latar belakang permasalahan, rumusan permasalahan, tujuan penelitian, manfaat penelitian, ruang lingkup dan asumsi yang digunakan. Bab kedua memuat secara singkat dan padat berbagai atribut dari perusahaan yang menjadi objek penelitian, jenis produk dan spesifikasinya, bahan baku, proses produksi, mesin dan peralatan yang digunakan dalam menunjang proses produksi, serta organisasi dan manajemen.
Bab ketiga menguraikan mengenai tinjauan-tinjauan kepustakaan yang berisi teori-teori dan pemikiran yang berhubungan dengan perencanaan produksi yang akan digunakan sebagai landasan dalam pembahasan dan pemecahan masalah. Bab keempat berisi metodologi penelitian yang digunakan untuk mencapai tujuan penelitian meliputi tahap-tahap penelitian dan penjelasan tiap tahapan secara ringkas disertai diagram alirnya.
Bab kelima memuat data hasil penelitian yang diperoleh dari perusahaan sebagai bahan untuk melakukan pengolahan data yang digunakan sebagai dasar pada pembahasan masalah. Bab keenam memuat pembahasan hasil dari pengolahan data dan pemecahan masalah.
Bab yang terakhir yaitu bab ketujuh berisi kesimpulan yang dapat diambil oleh penulis dari hasil penelitian ini serta rekomendasi saran-saran yang perlu bagi perusahaan.

Kategori:Skripsi Industri
%d blogger menyukai ini: